48 Kader Pengawasan Pemilu di Banda Aceh Terima Sertifikat Kelulusan

oleh -188 views
kader pengawasan pemilu
Komisioner Panwaslih Aceh, Naidi Faisal didampingin Komisioner Panwaslih Kota Banda Aceh, menyerahkan sertifikat kelulusan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) kepada perwakilan peserta di Sekretariat Panwaslih Kota Banda Aceh, Rabu, 2 September 2020. (BASAJAN.NET/DOK. PANWASLIH BANDA ACEH).

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Sebanyak 48 pemuda di Banda Aceh menerima sertifikat kelulusan dari Sekolah Kader Pengawasan Pemilu Partisipatif (SKPP), daring yang diadakan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia. Penyerahan sertifikat berlangsung di Sekretariat Panwaslih Kota Banda Aceh, Rabu, 2 September 2020.

Komisioner Panwaslih Aceh, Naidi Faisal mengatakan, Pemilu di Indonesia bergerak dinamis dan penuh dinamika dalam teknis di lapangan. Bagi penyelenggara pemilu, dinamika di lapangan terkadang di luar harapan.

Loading...

“Mulai dari dinamika sengketa pemilu dan persoalan hukum. Sekolah Kader Pengawasan Pemilu Partisipatif (SKPP), bagian dari upaya meregenerasikan,” ujar Naidi Faisal.

Naidi menambahkan, penting bagi penyelenggara Pemilu untuk berbagi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan sikap (attitude) dengan generasi muda. Agar nantinya generasi muda memiliki kematangan dalam menegakkan keadilan demokrasi di Pilkada atau Pemilu akan datang.

Para lulusan SKPP di Banda Aceh tersebar di Kecamatan Baiturrahman, Banda Raya, Jaya Baru, Kuta Alam, Kuta Raja, Lueng Bata, Meuraxa, Syiah Kuala dan Ulee Kareng.

Sebelumnya, peserta SKPP telah mengikuti 11 topik materi yang disampaikan dalam bentuk teks, dan audio visual. Mulai dari hukum Pemilu, pengawasan Pemilu, kerawanan Pemilu, hingga pemantauan Pemilu.

Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh, Afrida menyampaikan, para kader SKPP ini nantinya akan membantu kerja-kerja pengawasan berbasis masyarakat, serta mengaplikasikan pengetahuan kepemiluan pada Pilkada dan Pemilu mendatang di Kota Banda Aceh.

Ia mengatakan, Panwaslih Kota Banda Aceh terus membuka diri dan ruang diskusi bagi lulusan SKPP untuk memperkaya diri dengan literatur-literatur kepemiluan.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, Hubungan Antar Lembaga Panwaslih Kota Banda Aceh, Ely Safrida mengatakan, program SKPP ini akan mewujudkan pengawasan partisipatif masyarakat untuk terus bergerak mengawal proses tahapan demokrasi.[]

 

 EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *