Guru PAI Banda Aceh Dibekali Teknis Pengelolaan Perpustakaan

oleh -85 views
Diklat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Bagi Guru Pendidikan Agama Islam PAI Se Kota Banda Aceh Tahun 2020 dilakukan secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kes
Diklat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Se Kota Banda Aceh Tahun 2020, Kamis 24 September 2020. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Banda Aceh– Sejumlah guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Banda Aceh dibekali teknis pengelolaan perpustakaan. 

Kegiatan kerjasama antara Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh dengan Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh tersebut berlangsung hingga 26 September 2020 di SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh.

Loading...

Kepala Seksi PAI Kankemenag Banda Aceh, Faridah Andriani mengatakan bahwa ketersediaan perpustakaan PAI di sekolah merupakan salah satu unsur penting bagi guru dan peserta didik dalam pembelajaran PAI berbasis perpustakaan dalam mengembangkan wawasan guru PAI dan potensi keberagaman peserta didik.

“Saya berharap semoga setelah pelatihan ini peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan untuk mengelola perpustakaan sesuai dengan standar,” kata Faridah saat membuka acara diklat pengelolaan perpustakaan sekolah bagi guru PAI, Rabu 23 September 2020 di Aula SMPN 19 percontohan Banda Aceh.

Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Nurhayati Ali Hasan mengatakan, minimnya tenaga fungsional perpustakaan sekolah atau pustakawan merupakan faktor utama dari buruknya manajemen pengelolaan perpustakaan sekolah di Aceh.

Setidaknya, dengan adanya diklat tersebut diharapkan mampu memberikan alternatif solusi jangka pendek kepada sumber daya manusia (SDM) yang ada di Perpustakaan, sehingga pengelola perpustakaan mempunyai kompetensi dasar dalam mengelola Perpustakaan.

Ketua Pelaksana, Nurdin menjelaskan, pada diklat tersebut peserta akan dibekali keterampilan teknis pengelolaan perpustakaan yang meliputi manajemen perpustakaan sekolah, pelayanan dan pengembangan koleksi perpustakaan, Gerakan Literasi Sekolah (GLS), pengolahan bahan pustaka (Inventaris, klasifikasi, katalogisasi), dan penerapan teknologi informasi di perpustakaan.

“Sebanyak 28 peserta yang berasal dari pengelola dan guru pustakawan dilatih dengan berbagai keterampilan teknis tentang pengelolaan perpustakaan, dan nantinya di hari terakhir mereka akan dibekali dengan pelatihan sistem otomasi perpustakaan dengan menggunakan aplikasi SchILS (School Integrated Library System) dan INLISLite oleh para dosen dan alumni Prodi Ilmu Perpustakaan,” kata Nurdin yang juga Kepala SMPN 19 Percontohan Banda Aceh.

Pelatihan yang diprakarsai oleh SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh bersama Aceh Library Consultant (ALC) menghadirkan narasumber dan instruktur dari dosen dan alumni Prodi Ilmu Perpustakaan masing-masing, Nurhayati Ali Hasan, Zubaidah, Siti Aminah, Abdul Manar, Nazaruddin, Arkin dan sejumlah instruktur dari Aceh Library Consultant (ALC). []

 

 

EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *