Sejumlah Tokoh Inisiasi Penulisan Buku Aceh 2021

oleh -192 views
IMG 20190401 WA0054 e1593089691158
Sulaiman Tripa bersama 44 bukunya saat temu pers Bandar Publishing peluncuran Khanduri 44 Buku Sulaiman Tripa di Banda Aceh. Foto: Mukhlisuddin

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Sejumlah tokoh di Aceh dari ragam profesi, menginisiasi penulisan buku “Aceh 2021: Sumberdaya Alam dan Politik” dalam berbagai perspektif.

Salah seorang inisiator, Sulaiman Tripa mengatakan, ia bersama kawan-kawan hanya menginisiasi dengan mengajak semua profesi di Aceh, untuk menulis buku dalam bentuk book chapter Aceh 2021 dalam berbagai perspektif.

Loading...

Ia menyampaikan, inisiasi itu bertujuan untuk melahirkan buku tentang sumber daya alam (SDA) dan politik di Aceh.

“Sebagai sebuah pemikiran untuk Aceh yang lebih baik,” ujar Sulaiman Tripa, kepada wartawan, Kamis, 25 Juni 2020, di Banda Aceh.

Sulaiman mengajak semua kalangan di Aceh, seperti akademisi, peneliti, penulis, wartawan, politisi, maupun semua profesi lainnya, untuk menyumbang pemikirannya dalam bentuk artikel pendek sejumlah 8-10 halaman, dengan jarak 1,5 spasi. 

“Naskahnya minimal berisi latar belakang, pembahasan, penutup dan daftar pustaka,” terangnya.

Penulisan buku “Aceh 2021: Sumberdaya Alam dan Politik” diinisiasi sejumlah tokoh di Aceh, seperti Kamaruzzaman Bustama Ahmad, Sulaiman Tripa, M Adli Abdullah, Mukhlisuddin Ilyas, Sehat Ihsan Shadiqin dan Lukman Emha.

Sebelumnya, ide serupa pernah dilakukan dalam penulisan buku Aceh 2020, yang diluncurkan pada malam pergantian tahun, 1 Januari 2020 lalu.

Sejumlah penulis, seperti Adi Warsidi, Affan Ramli, Fairus M Nur, Fuad Mardatillah UY Tiba, Juanda Djamal, Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, M Adli Abdullah, Miswari, Muhajir Al Fairusi, Muhammad Aminullah, Mukhlisuddin Ilyas, Murizal Hamzah, Rahmad Syah Putra, Sahlan Hanafiah, Sehat Ihsan Shadiqin, ikut berkontribusi dalam penulisan buku itu.

Buku
Buku Aceh 2020. Foto: Dokumen Bandar Publishing.

Gagasan “Aceh 2021: Sumberdaya Alam dan Politik” mendapat apresiasi dari Manager Bandar Publishing, Masyitah.

Ia menyampaikan, Bandar Publishing siap memberi dukungan pembiayaan penerbitan dan percetakan untuk buku tersebut. 

Selain itu, lanjut Masyitah, setiap kontributor nantinya akan mendapatkan buku minimal tiga eksemplar buku yang telah memiliki ISBN.

Masyitah mengatakan, gagasan setiap akhir tahun dengan menerbitkan buku untuk melihat sisi lain tentang Aceh, perlu dijadikan tradisi. 

“Tradisi mengisi pergantian tahun dalam bentuk buku, dengan ide dan gagasan menuju Aceh yang lebih baik perlu dipelihara,” ujarnya.

Rencananya, pengumpulan book chapter ini akan dilakukan Juni hingga tanggal 30 Agustus 2020. Tepat pada malam tanggal 31 Desember 2020, akan dilakukan peluncuran di seputaran Lamgugob, Banda Aceh.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *