Wushu Aceh Targetkan Tiga Tiket PON

oleh -695 views
IMG 20191026 214602
Kontingen Wushu Pra-PON Aceh. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Banda Aceh – Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Aceh, Kennedy Husen menargetkan tiga tiket menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.

“Dari hasil evaluasi, insya Allah kita akan lolos ke PON Papua. Targetnya tiga tiket,” ujar Kennedy yakin, Sabtu, 26 Oktober 2019, di Banda Aceh.

Loading...

Kennedy menjelaskan, Kontingen Pra-PON Aceh sehari sebelumnya, Jumat, 25 Oktober 2019, secara resmi dilepas oleh Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak.

Ia menyebutkan, para atlet akan bertanding di sembilan kelas. Keseluruhan kontingen terdiri dari tujuh atlet putra, dua atlet putri, satu manajer, satu pelatih dan asisten pelatih, serta satu tenaga medis.

“Hari ini Kontingen yang terdiri dari Sembilan orang atlet putra dan putri ini berangkat menuju arena Pra-PON di Semarang, Jawa Tengah,” terangnya.

Di hadapan Kontingen Wushu Aceh saat acara pelepasan, Kennedy yang didampingi Sekumnya Zahirsyah Oemardy mengatakan, jika para atlet berhasil meraih prestasi pada ajang Pra-PON, pihaknya menjanjikan pemusatan latihan PON tahun 2020 ke luar negeri, yaitu Cina.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak mengatakan, Pra-PON cabang Wushu kali ini sangat menentukan nasib Wushu Aceh ke depan. Karena, prioritas pemusatan latihan menuju PON tahun 2020 akan ditentukan dari hasil raihan prestasi pada Pra-PON 2019.

“Saya yakin Wushu Aceh akan mampu meraih tiket PON,” kata Abu Razak, didamping Bachtiar Hasan selaku Ketua Pelatda KONI Aceh, sekaligus Wakil Ketua KONI Aceh.

Kepada para atlet, Abu Razak berpesan, agar fokus saat berlaga. “Dengarkan arahan pelatih, dan jangan terpancing emosi,” tambahnya.

Pra-PON Cabang Wushu secara resmi akan dimulai dari tanggal 28 sampai dengan 31 Oktober 2019.

Adapun rincian nama-nama kontingen Pra-PON Aceh Cabang Wushu yaitu, Khalil Khizar Kardawi (kelas 48 kg putra), Bambang sudibyo (52 kg putra), Iwan Rantoni (56 kg putra). Rahmad Dwi Kurniawan (60 kg putra), M. Khadafi (65 kg putra), Victor Wiranata (70 kg putra), Kahawitan fitriadi (75 kg putra). Novriza Raihanda (48 kg putri), dan Sri Ardianti (52 kg putri).

Keseluruhan atlet didampingi Manajer Eko Juned, Pelatih Kepala Hanafiah Usman, Asisten Pelatih Ritiotry dan tenaga medis Icha.[]

 

EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *