Beasiswa TOEFL Cara Beda Rayakan Kebahagian

oleh -1.528 views
FeriAfla
FOTO: FERI DAN AFLA (BASAJAN.NET/BIDIKAN LAYAR YOUTUBE)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Setiap orang punya cara tersendiri untuk merayakan sesuatu. Ada yang mengadakan jamuan makan, mentraktir teman dan kerabat, ada juga yang berlibur bersama orang tercinta. Tentu cara tersebut hal yang lumrah dilakukan banyak orang.

Namun berbeda dengan pasangan muda di Aceh Barat, Feri Diansyah dan Afla Nadya. Keduanya memilih cara unik dan tergolong langka untuk merayakan kebahagian mereka.

Loading...

Menyambut kehadiran calon sibuah hati, anak pertama keduanya, pasangan milenial ini merayakannya dengan memberikan Beasiswa Test of English as a Foreign Language (TOEFL) selama satu bulan. Selain itu, mereka juga memberikan bimbingan, tips dan trik lolos beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir dan fresh graduate (baru tamat), sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas kehamilan sang istri tercinta yang telah memasuki usia tujuh bulan.

Feri Diansyah atau yang lebih akrab disapa Feri merupakan putera Aceh asal Meulaboh yang memiliki prestasi membanggakan. Ia kerap mengisi seminar sebagai pembicara di bidang geologi dan pertambangan tingkat nasional maupun internasional. Lelaki berhidung mancung ini, alumni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Saat ini bekerja di PT. Adaro Energy.Tbk.

Sang istri, Afla Nadya merupakan host anchor Kompas TV Aceh. Ia kerap memenangkan berbagai penghargaan. Di antaranya Duta Wisata Aceh Barat 2012, Runner-up 1 Duta Wisata Aceh, Putri Muslimah Berbakat 2015. Juara 1 Duta Cut Nja’ Dhien 2014, Putroe Bungong Aceh 2013, juara Purna Prakarya Muda Indonesia, runner up festival busana Fantasi Daur Ulang, juara Pertama busana Fantasi Flora Fauna 2014 dan runner up Agam Inong Aceh 2012.

Selebgram yang kini kerap menjadi master ceremony (MC) untuk ajang-ajang bergengsi ini, sering mempromosikan wisata dan kuliner khas Aceh di instagram dan kanal youtube miliknya. Salah satu pengalaman menarik bagi perempuan kelahiran Meulaboh 1994 ini adalah mewawancarai orang nomor satu di Indonesia, Prediden Joko Widodo beserta sang istri tahun 2018 silam.

Pasangan yang menikah pada Februari 2019 ini mengatakan, pilihan merayakan sesuatu tidak hanya pada perayaan kenduri, namun bisa berbagi dengan berbagai cara.

Beasiswa ini bekerjasama dengan Global Institut Meulaboh. Proses seleksi akan dilakukan dengan mengirimkan essay dan dipilih tiga terbaik yang paling beruntung mendapatkan beasiswa FeriAfla.

“Karena bekerjasama dengan Global Intitute Meulaboh. Semua kegiatan dan pendampingan untuk beasiswa, terpusat di Meulaboh,” ujar keduanya berbarengan.

Adapun persyaratan cukup mudah, pertama beasiswa ini khusus bagi mahasiswa yang sedang menempuh semester akhir atau baru tamat dan berdomisili di Aceh. Kedua, beasiswa ini khusus bagi generasi muda yang memiliki motivasi besar untuk melanjutkan S2, namun terkendala finansial.

Jika sudah merasa memenuhi kriteria tersebut, syarat selanjutnya adalah menulis essay motivasi maksimal 1000 karakter, yang berisikan antara lain, alasan mengikuti beasiswa FeriAfla. Essai dapat dikirim ke feridiansyah@rocketmail.com, sebelum 20 Desember 2019.

Selanjutnya, akan dipilih kandidat paling potensial yang dinilai terutama dari essay. Di tanggal 20 juga, akan dilakukan wawancara bersama Feri, Afla dan CEO Global Institut Meulaboh, Firman Parlindungan.

Dari beasiswa ini keduanya berharap, dapat memberikan impact atau minimal mewarnai dunia pendidikan di Aceh menjadi lebih baik.

“Meskipun jumlahnya kecil, namun semoga memberikan warna bagi pendidikan Aceh,” harap Feri.

Selain itu, membantu generasi muda Aceh meraih mimpi besar untuk mendapatkan TOEFL tinggi, tapi terkendala untuk mendapatkan les TOEFL. Ingin melanjutkan S2, tapi tidak mendapatkan akses informasi yang cukup.

“Jadi kami berdua ingin sedikit membantu untuk hal itu,” ujar Afla.

Alasan yang lebih mendalam mengapa keduanya berbagi beasiswa adalah harapan untuk sang anak yang akan lahir. Feri dan Afla berharap, anak mereka nantinya ketika besar dan melihat video orangtuanya, kehadirannya dirayakan dengan berbagi beasiswa.

“Semoga masih ada jejak ya di Google, dia tahu kalau ternyata ketika dia masih di kandungan Ibunya, dia dirayakan dan disyukuri kehadirannya dengan cara membagikan beasiswa kepada teman-teman yang membutuhkan,” ujar Feri.

“Jadi dia termotivasi supaya mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi dari orang tuanya,” tambah Afla.

“Dan semoga juga dia punya jiwa sosial yang tinggi untuk membantu orang lain,” ujar Feri yang diamini dengan kusyuk oleh sang istri.

Beasiswa Toefl dan pembinaan ini juga merupakan doa, agar pasangan milenial ini dapat melanjutkan melanjutkan S2 dalam waktu dekat.

Sebagai sarana promosi, Feri dan afla menyiapkan video dan berbagai promosi di instagram dan media sosial lainnya.  “Semoga dapat menjaring teman-teman yang potensial untuk melanjutkan kuliah di dalam dan luar negeri,” ujar Feri.[]

 

WARTAWAN: MELLYAN

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *