Aceh Target 15 Besar di PON Papua

oleh -43 views
KONI Aceh Tetapkan 36 Cabang Olahraga PORA XIV Pidie
Muzakir Manaf atau Mualem (tengah) saat membuka RAT KONI Aceh yang digelar secara virtual, Selasa, 15 Desember 2020 di Sekretariat KONI Aceh. (BASAJAN.NET/KAHAR).

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, menargetkan tembus 15 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua.

Sekretaris Umum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun mengatakan, menjelang PON 2021 yang akan dilaksanakan mulai 2 Oktober mendatang, pihaknya terus mematangkan segala persiapan. Baik dari sisi pembinaan atlet secara desentralisasi, maupin sentralisasi sejak 2020.

Selain itu, juga dilakukan persiapan pra kompetisi menjelang dimulainya even olahraga paling bergengsi di Indonesia itu, yang kali ini dilaksanakan di Ujung Timur Indonesia, Tanah Papua.

M. Nasir menyampaikan, saat ini para atlet telah berada pada persiapan khusus, semua cabang sudah melewati persiapan umum. Aceh akan mengirimkan 127 atlet dari 26 cabang olahraga, baik perorangan maupun beregu. PON 2021 di Papua akan berlangsung 2 -15 Oktober.

Berdasarkan persiapan yang telah dilaksanakan selama dua tahun terakhir, M. Nasir optimis Kontingen Aceh akan mampu mencapai prestasi 15 besar dari 34 provinsi seluruh Indonesia yang turut serta di ajang PON XX tahun 2021, Papua. 

“Ya, target kita (rangking) 15 besar. Persiapan sudah matang. Kita sudah mempersiapkan diri sejak tahun lalu. Pembinaan dalam bentuk desentralisasi dan sentralisasi. Pemusatan latihan sudah dilakukan selama 16 bulan dan tersisa sekitar satu bulan efektif,” paparnya.

Dalam sisa masa persiapan sekitar sebulan lagi, KONI Aceh akan tetap menjaga ritme persiapan para atlet agar performa maksimal dapat benar-benar tercapai saat berada di arena PON Papua.

Nasir mengaku, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa program untuk meningkatkan kompetisi para atlet melalui uji tanding. Namun hal tersebut batal dilakukan, karena kondisi Pandemi COVID-19.

Selain uji tanding, rencana untuk mendatangkan tiga pelatih asing bagi cabang Muay Thai dari Thailand, Panahan dari Iran, dan Taekwondo dari Korea Selatan, juga harus dibatalkan.

Saat ini, para atlet dari berbagai cabang olahraga ditangani oleh 47 pelatih Aceh, ditambah delapan pelatih nasional.

KONI Aceh yakin prestasi Kontingen PON Aceh akan semakin meningkat, seperti PON sebelumnya. Pada PON XVIII tahun 2012 di Riau Aceh menduduki peringkat 25 dari 34. Selajutnya pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat, prestasi Aceh langsung melejit ke rangking 17.

Nasir yakin, dengan segala bentuk persiapan yang telah dilakukan, para atlet Aceh siap tempur pada PON Papua nanti.

“Semangat juang atlet juga sangat tinggi, apalagi ketika Aceh sudah mencatat sejarah perbaikan rangking dari dua kali PON sebelumnya. Kita yakin Insya Allah masuk rangking 15,” yakinnya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.