Peningkatan Ekonomi Dimulai dari Gampong

oleh -156 views
IMG 20210130 WA0026 compress23
Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud bersama Bupati Aceh Timur Rocky saat meninjau tambak udang di daerah itu, Sabtu, 30 Januari 2021. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA).

BASAJAN.NET, Idi – Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haytar mengatakan, peningkatan ekonomi Aceh harus dimulai dari tingkat gampong.

“Sebenarnya dalam cita-cita saya, seharusnya beginilah kita membangun Aceh. Tingkatkan ekonomi dimulai dari gampong dengan melibatkan masyarakat secara luas,” ujarnya.

Loading...

Hal itu disampaikan Malik Mahmud usai meninjau lokasi penaburan benih udang vaname, di salah satu gampong, Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu, 30 Januari 2021.

Didampingi Bupati Aceh Timur, Tgk. Hasballah M. Thaib atau yang akrab disapa Rocky, Malik Mahmud terlihat begitu bersemangat saat memantau lokasi tambak di kawasan tersebut.

Tambak udang tersebut, merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk menggalakkan budidaya udang vaname di lahan seluas 10 ribu hektar.

Malik Mahmud mengaku sangat senang dan bangga atas inisiatif yang dilakukan oleh Bupati Rocky.

Malik mengatakan, tidak ada yang memungkiri, Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang amat kaya. Hanya saja, selama ini kurang mendapat perhatian, sehingga masih banyak masyarakat Aceh yang tidak punya pekerjaan atau pengangguran. 

“Padahal kalau ada inisiatif seperti ini, akan memberikan banyak pekerjaan bagi masyarakat gampong,” terangnya.

Malik menjelaskan, budidaya udang vaname memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Hanya dalam masa tiga bulan, satu hektar tambak dapat menghasilkan 50 ton udang. Dalam masa setahun, bisa dua atau tiga kali siklus panen.

Selain itu, ia juga merasa bangga karena program budidaya udang vaname tidak merusak alam. 

“Di samping mendapat rizki ekonomi, alam harus tetap terjaga,” pesannya.

Bupati Aceh Timur, Rocky menyampaikan, tambak udang yang dikunjungi Wali Nanggroe merupakan percontohan untuk kelompok tani yang ada di Idi Timur. 

“Saya ingin melakukan produksi udang terbesar di seluruh wilayah Aceh Timur,” kata Rocky semangat. 

Ia mengatakan, Aceh timur memiliki potensi tambak yang luas, mencapai 18.500 ribu hektar yang selama ini terbengkalai.

“Kami ingin membangun suatu kawasan ekonomi baru, karena itu butuh dukungan dari semua pihak, khususnya dari Wali Nanggroe,” ucap Rocky. []

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *