Merger Operasional BSI Tuntas

oleh -130 views
Muhammad Zainul yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), melakukan pertemuan dengan Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, di Meuligoe Wali Nanggroe, Lampeuneuret, Aceh Besar, Selasa 28 Desember 2021. (BASAJAN.NET/QAHAR).

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Wakil Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Muhammad Zainul Majdi menyampaikan, proses penggabungan (merger) operasional BSI telah tuntas dilaksanakan.

“Alhamdulillah pasca 1 November 2021, merger operasional BSI sudah tuntas,” ujar Muhammad Zainul yang akrab disapa Tuan Guru Bajang, pada pertemuan dengan Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, di Meuligoe Wali Nanggroe, Lampeuneuret, Aceh Besar, Selasa 28 Desember 2021.

Dengan begitu, kata Tuan Guru Bajang, BSI siap berkontribusi maksimal terhadap pembangunan ekonomi, khususnya melalui jalur perbankan syariah dan ekosistem ekonomi syariah di Aceh.

Kedatangan Tuan Guru Bajang (TGB) ke Aceh untuk menyampaikan perkembangan terkini operasional PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk di Aceh. Pertemuan tersebut juga dihadiri Dewan Pengawas Syariah BSI, Mohammad Hidayat, Komisaris Independen BSI M. Arif Rosyid Hasan, COE BSI Regional Aceh Wisnu Sunandar dan Anggota DDP RI asal Aceh, M. Fadhil Rahmi.

“Kedatangan kami, untuk meminta dukungan Wali Nanggroe Aceh agar BSI bisa maksimal beroperasional di Aceh,” ungkap TGB.

TGB tak menampik jika selama ini banyak keluhan masyarakat terhadap operasional mesin ATM dan layanan BSI di Aceh. Namun dirinya memastikan, setiap komplain dari masyarakat segera direspon, dengan melakukan pembenahan-pembenahan untuk memperlancar operasional. 

“Insya Allah dalam waktu dekat, layanan BSI akan sesuai ekspetasi masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar menyampaikan terimakasih kepada BSI yang selama ini telah bekerja maksimal untuk perkembangan ekonomi Aceh, meskipun dalam keadaan pandemi COVID-19.

“Mudah-mudahan ke depan, BSI menjadi bank terbaik di Indonesia, dan menjadi barometer dunia perbankan, untuk membangun perekonomian, khususnya di Aceh,” harap Malik.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.