Meukeutam Video ‘Tuha-The Land’ Begitu Menyentuh

oleh -285 views
Tuha
Naziratun Ulfa (Bidikan layar video klip Tuha/Basajan.net)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Tak lama setelah merilis official audio “The Land,” Grup musik instrumental asal Aceh, “Tuha” melengkapi single perdana mereka itu dengan video yang begitu menyentuh.

The Land” menggambarkan tentang kerinduan manusia terhadap keindahan alam yang saat ini mulai memprihatinkan.

Loading...
Screenshot 20200613 212212 compress94
Bidikan layar video klip The Land. Foto: Basajan.net

Baca berita terkait: “Tuha-The Land” Simponi Kerinduan untuk Alam

Upaya “Tuha” untuk menggugah hati pendengarnya lewat vidoe berdurasi lima menit dua belas detik itu, benar-benar terwujud.

Meski baru ditonton enam ratus kali lebih, video yang tayang perdana Jumat, 12 Juni 2020, mendapat respon postif dari masyarakat. Hal itu seperti terlihat dari komentar dari penonton di kanal youtube “Tuha.” 

Screenshot 20200613 212308 compress61
Personil Grup Musik Tuha Wen Axan dan Opay. (Bidikan layar video klip Tuha/Basajan.net).

Perpaduan skill musik Wen Axan dan Opay yang mengiringi suara emas nan khas dari Naziratun Ulfa dan Subur Dani, membuat Video musik “The Land” kian mengagumkan.

Tuha
Subur Dani (Bidikan layar video klip Tuha/Basajan.net)

Sebagaimana liriknya, “The Land” juga didukung dengan video yang menggambarkan keindahan dan kondisi alam Aceh.

Manager Tuha, Khairul Umami mengatakan, proses pembuatan video tersebut dilakukan dalam dua tahap, pada 31 Mei dan 2 Juni 2020.

“Yang sedikit lama, saat mengumpulkan video pendukung, karena itu data-data lama,” ujarnya saat dihubungi Basajan.net, Sabtu, 13 Juni 2020.

Ia menyampaikan terimakasih atas dukungan dan sambutan masyarakat terhadap singel perdana “Tuha.”

“Itu menjadi motivasi bagi kami untuk melahirkan singel-singel berikutnya, yang saat ini masih dalam proses penggarapan,” ucap Khairul Umami, semangat.

Tuha
Naziratun Ulfa (Bidikan layar video klip Tuha/Basajan.net)

Rahmat, seorang penikmat musik etnik Aceh mengatakan, singel “The Land” berbeda dari kebanyakan lagu Aceh lainnya.

“Sangat khas, musiknya dan liriknya, rhui bulee wate ta deungo (merinding waktu didengar),” ujarnya.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *