BASAJAN.NET, Banda Aceh- Grup musik instrumental asal Aceh, “Tuha” meluncurkan single perdana bertajuk The Land lewat channel youtube mereka, Tuha, Sabtu, 30 Mei 2020.
Single perdana berjudul The Land menggambarkan tentang kerinduan manusia terhadap keindahan alam yang saat ini mulai memprihatinkan.
Lewat single ini, “Tuha” ingin menggugah hati pendengarnya untuk melestarikan alam warisan leluhur.
Grup ini dibentuk awal 2020 dan diisi oleh dua pemain lama, Opay dan Wen Axan yang sempat menjadi anggota beberapa band Aceh seperti Raket dan Cupa Band. Kemudian, di bagian manajemen, “Tuha” dibantu Khairul Umami.
Wen Axan mengatakan, proses pembuatan komposisi musik single perdana ini menghabiskan waktu lebih kurang dua minggu.
“Kali ini kami akan merilis official audio dulu, video klipnya akan menyusul. Jangan lupa ikuti terus channel youtube kami biar tidak ketinggalan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Opay mengatakan, “Tuha” ingin menghadirkan nuansa musik berbeda dari band lainnya di Serambi Mekkah.
Menurutnya, saat ini group musik instrumental belum banyak di Aceh.
“Awalnya kami berpikir apakah akan ada yang menikmatinya, namun setelah diskusi panjang dengan tim, maka kami bertekad untuk tetap di jalur ini, Bismillah aja,” yakin Opay.[]
Cek channel Youtube Tuha:
Berikut lirik The Land dalam Bahasa Inggris:
I miss the cold water
the green leaves
miss, in every flow of my blood
in my heartbeat
untily last breath
This is my land
the injures one
filled with tears
filled with grief
Lirik The Land dalam Bahasa Aceh:
Meusyen that hate adoe lon sayang
Keu nanggroe luwah nyang seujahtra
Keu Po Nyang Esa talakaee do’a
EDITOR: JUNAIDI MULIENG



