Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry PBAK Daring

oleh -114 views
IMG 20200930 135344 compress28
Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Ar-Raniry tahun akademik 2020/2021 secara dalam jaringan (daring), 29 September 2020. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Sejumlah mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun akademik 2020/2021 secara dalam jaringan (daring). Kegiatan berlangsung hingga 3 Oktober 2020.

Rektor UIN Ar-Raniry, Warul Walidin AK, Selasa 29 September 2020 mengatakan, PBAK kali ini dilakukan dengan sistem teknologi informasi, yaitu dengan sistem dalam jaringan yang diberi nama PBAK Sidar (sistem daring).

Loading...

“PBAK ini dirancang dengan mempertimbangkan situasi pandemi covid 19 yang belum reda, dan bagi panitia dan perwakilan peserta yang hadir dibatasi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, peserta yang dihadirkan ke kampus hanya beberapa orang saja, sedangkan peserta lain dapat menyaksikan dan mengikuti secara daring melalui aplikasi yang disiapkan panitia dan youtube.

“Semuanya dapat mengikuti PBAK dari tempat masing-masing hingga selesai,” tambahnya.

Satu hal yang perlu kami sampaikan lanjut Rektor, bahwa di beberapa tempat peserta terkendala dengan sinyal internet yang belum baik, namun mahasiswa baru berusaha mencari lokasi yang bagus sinyalnya, sehingga dapat mengikuti secara penuh kegiatan PBAK dengan baik.

“Ini sebuah pengalaman baru bagi UIN Ar-Raniry dan ke depan akan dibuat panduan baru dalam hal PBAK secara daring,” jelasnya.

Menurutnya, dengan sistem ini mahasiswa dilatih untuk penggunaan IT secara baik, serta diharapkan mahasiswa teredukasi terhadap hal-hal dan informasi baru tentang perkuliahan ke depan.

Warul Walidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber yang telah menyampaikan materi kepada mahasiswa baru UIN Ar-Raniry, antara lain disampaikan oleh Pandam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kakanwil Kementerian Agama provinsi Aceh, serta para pemateri lainnya baik eksternal maupun internal kampus.

Materi yang disampaikan kata Warul, antara lain terkait dengan wawasan kamtibmas, wawasan kebangsaan dan wawasan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin, selanjutnya terkait dengan kode etik mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan, dan program-program lainnya terkait dengan kegiatan kemahasiswaan baik dibawah koordinasi Dema, Sema dan UKM/UKK.

“Selanjutnya akan diperkenalkan sistem pembelajaran di Kampus UIN Ar-Raniry, termasuk silabus dan kurikulum serta cara pengusulan KRS, bagaimana berkomunikasi dengan penasehat akademik dan para dosen,” kata dia.

Sebab, kata Rektor, kedepan perkuliahan akan dilakukan secara daring, PBAK ini merupakan awal mula mereka melakukan dan mengikuti kuliah di kampus UIN Ar-Raniry, sampai keadaan menjadi normal kembali.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Saifullah Idris, menyebutkan, peserta yang mengikuti PBAK tahun akademik 2020/2021 berjumlah 3.506 peserta, dan masih ada beberapa orang yang masih dalam proses pendaftaran ulang yang menyusul, disebabkan oleh sistem atau kendala lainnya yang masih diberikan dispensasi oleh pimpinan.

“Kegiatan PBAK berlangsung selama lima hari, skema yang dilakukan satu hari di tingkat universitas dengan materi yang disampaikan oleh Pangdam IM, Kapolda Aceh dan Kakanwil Kemenag Aceh. Pada hari kedua materi disampaikan oleh narasumber dari internal, terkait dengan sistim akademik dan keberlangsungan perkuliahan nantinya,” ujarnya.

Selanjutnya diserahkan kepada tingkat prodi untuk pengenalan bidang dan disiplin ilmu masing-masing, serta dalam rangka menggali bakat minat mahasiswa, penutupan akan dilakukan pada Sabtu mendatang.

Terkait perkuliahan yang akan berlangsung secara online nantinya, akan dipandu langsung oleh tim dari bagian akademik dan PTIPD UIN Ar-Raniry. 

“Selanjutnya juga akan dilakukan character building kepada mahasiswa baru, yang akan dipandu oleh tim dari Makhad Jamiah, dimana mereka akan berikan  pembinaan dalam membentuk watak dan karakter yang islami,” pungkas Saifullah. []

 

 

EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *