FP USK Kembali Gelar ICAGRI 2021

oleh -97 views

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (FP USK) kembali menggelar The 3rd International Conference on Agriculture and Bioindustry (ICAGRI) di Banda Aceh pada tanggal 13-14 Oktober 2021. 

Konferensi ini merupakan forum pertemuan para pakar, akademisi, peneliti, professional, pembuat kebijakan, dan mahasiswa dalam bidang yang relevan dari berbagai negara.

Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah, Samadi mengatakan, ICAGRI tahun ini mengangakat tema Sustainable technologies for enhancing agricultural productivity: Challenges and current scenario. 

Tema ini berkaitan dengan bagaimana menerapkan secara efektif berbagai kemajuan hasil-hasil riset di bidang pertanian melalui alih teknologi dan inovasi, sehingga membuka banyak peluang dan mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk pertanian.

“Hal itu tentu saja harus seiring dengan upaya menjaga kualitas lingkungan dan aspek keberlanjutannya,” ujar Samadi.

Untuk itu, lanjut Samadi, banyak faktor yang harus dipertimbangkan dengan baik dalam alih teknologi dan inovasi tersebut. Seperti input produksi, alat dan mesin pertanian, pengendalian hayati, pengembangan produk pertanian, bioenergi dan lingkungan. 

Samadi mengatakan, FP USK sebagai pusat pengembangan ilmu, riset dan pengabdian masyarakat, akan terus melakukan sinkronisasi hasil-hasil riset unggulan agar dapat dimanfaatkan secara aplikatif oleh masyarakat.

“Salah satunya adalah melalui forum internasional 3rd ICAGRI 2021 ini,” sebutnya.

Ketua Panitia 3rd ICAGRI, Indera Sakti Nasution mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan acara tersebut. Konferensi internasional tersebut rencananya akan diisi sejumlah pembicara utama dari nasional dan internasional.

Di antaranya, Syahrul Yasin Limpo, (Menteri Pertanian RI), Susanne Neugart (Georg-August-Universität Göttingen, Germany), Fátima Baptista (University of Évora, Portugal), dan Natsumi Kanzaki (Forestry and Forest Products Research Institute, Japan). 

“Selain itu, juga telah kami jadwalkan sesi invited speaker yang akan diisi oleh para pakar dan dosen dalam bidang ilmu yang relevan,” terangnya.

Indera menyampaikan, seperti tahun sebelumnya, 3rd ICAGRI kali ini tetap diselenggarakan secara virtual, karena kondisi pandemi COVID-19.

Dia berharap, kegiatan itu dapat memfasilitasi jejaring dan menjadi ajang bertukar informasi dan hasil penelitian, serta mendiskusikan tantangan yang dihadapi dan solusi yang diadopsi. 

“Selain itu, juga menjadi peluang untuk menjalin kolaborasi sektor akademik dan konsep pertanian baru yang produktif,” tuturnya.

Bagi yang ingin mengikuti 3rd ICAGRI 2021, dapat mendaftarkan diri dan mengirim artikel melalui website ICAGRIUSK.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.