Dosen USK Turun ke Desa Bantu Warga Pidie Jaya Bangkit

oleh -55 views
Dosen USK Turun ke Desa Bantu Warga Pidie Jaya Bangkit
Tim Community Development Fakultas Pertanian USK, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor di Meunasah Usen, Pidie Jaya, Ahad, 8 Februari 2026. (BASAJAN.NET/DOK. FP USK).

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Banjir dan longsor Aceh memang telah berlalu. Namun, bagi warga Desa Meunasah Usen, Kabupaten Pidie Jaya, dampaknya masih terasa hingga kini. Kehidupan belum sepenuhnya pulih, lahan pertanian terdampak, dan kebutuhan dasar warga masih menjadi persoalan.

Berangkat dari kondisi tersebut, dosen-dosen Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) memilih turun langsung ke desa. Tidak hanya membawa bantuan, tapi juga harapan untuk bangkit.

Pada Ahad, 8 Februari 2026, Tim Community Development Fakultas Pertanian USK, bergerak menuju Meunasah Usen untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat, dengan fokus pada pemulihan sosial dan ekonomi warga pascabencana. Bantuan yang disalurkan berasal dari donasi para dosen Fakultas Pertanian USK, serta jejaring kolega akademik mereka.

Tak hanya itu, solidaritas juga datang dari luar daerah, bahkan luar negeri. Jamaah Masjid Raya Brunei Darussalam, serta Mapala Politeknik Negeri Bengkalis, Riau, turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini.

Koordinator kegiatan, yang juga Ketua Program Studi Manajemen Agribisnis Fakultas Pertanian USK, Mujiburrahmad menyampaikan, respons kolektif ini menunjukkan peran akademisi tidak berhenti di ruang kelas, tapi juga hadir saat masyarakat berada dalam kondisi paling rentan.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi jilbab, mukena, Al-Quran, paket buku, baju koko anak-anak dan dewasa, kain sarung, serta beras.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sekitar 15 dosen dari berbagai jurusan di Fakultas Pertanian USK, terjun langsung ke lapangan dengan menggunakan kendaraan pribadi.

.

Pengabdian Terus Berlanjut

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan Fakultas Pertanian USK, Elvira Iskandar, yang turut hadir di lokasi, menegaskan pengabdian masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk bantuan darurat.

“Kondisi warga Meunasah Usen masih jauh dari pulih sepenuhnya. Kehadiran dosen di lapangan diharapkan, bisa memberi dampak jangka panjang, baik secara sosial maupun psikologis,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Keuchik (Kepala Desa) Meunasah Usen, Zulbahri berharap, keterlibatan dosen USK dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk bantuan awal, tetapi juga pendampingan dan motivasi bagi warga desa.

Lebih jauh, bencana banjir dan longsor juga berdampak serius terhadap sektor pertanian, yang menjadi sumber penghidupan utama warga. Guru Besar Bidang Budidaya Tanaman Fakultas Pertanian USK, Sabaruddin, menyebut lahan padi sawah milik warga mengalami kerusakan cukup signifikan.

“Sebagai Fakultas Pertanian, kami memiliki tanggung jawab untuk membantu petani dan pemerintah setempat mencari solusi terbaik pascabencana. Mulai dari penyuluhan, hingga penerapan teknik budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan terdampak,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian USK, Sugianto, menjelaskan program pengabdian dosen merupakan agenda rutin fakultas. Namun kali ini, difokuskan pada wilayah terdampak banjir dan longsor akibat badai Sennyar yang terjadi pada November tahun lalu.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Pertanian USK dalam mendukung pemulihan petani Aceh, sekaligus bentuk sinergi dengan USK dan Pemerintah Aceh,” ujarnya.[]

====================

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.