Aceh Ukir Sejarah Baru di PON Papua

oleh -3.807 views
Aceh Ukir Sejarah Baru di PON Papua
Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf foto bersama para atlet tarung derajat di PON XX Papua, Selasa, 12 Oktober 2021. (BASAJAN.NET/QAHAR)

BASAJAN.NET, Jayapura- Kontingen Aceh meraih hasil membanggakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua.

Total untuk sementara, Aceh telah mengumpulkan 26 medali, di antaranya, sepuluh medali emas, enam perak, dan sepuluh perunggu. 

Meski belum final, capai medali hingga hari kesebelas pelaksanaan even olahraga nasional itu, telah menorehkan catatan sejarah baru selama keikutsertaan Aceh di ajang PON.

“Saat ini ada beberapa cabang yang masih bertanding, kita yakin akan mampu menambah medali bagi Aceh,” ujar Sekretaris Umum KONI Aceh, M. Nasir Syamaun, di Jayapura, Selasa 12 Oktober 2021.

Menurut Nasir, pencapaian medali sementara di PON Papua, telah melampaui torehan sejarah sebelumnya di ajang PON Jawa Barat 2016. Saat itu, Aceh meraih delapan medali emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu.

Keberhasilan Kontingen Aceh kala itu, sekaligus mencatat rekor baru selama 27 tahun keikutsertaan di ajang olahraga terakbar di Indonesia tersebut.

Capaian gemilang kembali terjadi pada PON XX Papua. Selasa, 12 Oktober 2021, menjadi hari yang mengesankan bagi Kontingen Aceh. Dalam sehari, Aceh berhasil menambah empat medali emas sekaligus, yaitu tiga dari cabang tarung derajat nomor seni getar pasangan, seni getar campuran, dan seni grahang.

Nomor seni getar pasangan terdiri dari Iqbal dan Juanda, getar campuran terdiri dari Iqbal, Juanda, Rika dan Teta, serta nomor grahang terdiri dari Iqbal, Juanda dan Imran.

Sementara satu medali lainnya, datang dari cabang atletik, yang dipersembahkan sprinter fenomenal Aceh, Fuad Ramadhan, di nomor 400 Meter lari putra.

Di hari yang sama, Kandar Hasan, di cabang tarung derajat juga meraih satu medali perak pada kelas tarung 70-75 kg, usai bertanding melawan atlet tuan rumah Papua di babak final.

“Syukur kepada Allah, para atlet telah berjuang keras untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Aceh. Terima kasih banyak atas perjuangan dan persiapan atlet selama ini,” kata Nasir.

Harap Dukungan dan Doa Rakyat Aceh

Dalam sisa waktu penyelenggaraan PON Papua, Nasir meminta dukungan dan doa dari rakyat Aceh, agar para atlet yang tengah berjuang di berbagai arena dapat mempersembahkan prestasi terbaik bagi bumi Serambi Mekkah.

Sebelumnya, Aceh telah mengoleksi enam medali emas, yaitu masing-masing satu dari sepatu roda, binaraga, muaythai, anggar, dan dua dari angkat besi.

Cabang olahraga yang masih bertanding antara lain, selam, layar, renang, menembak, rugby, biliar, kempo, dan sepakbola.

Untuk cabang kempo, kenshi Aceh, Maisarah berhasil melaju ke babak final nomor randori 55 kg putri. Besok, Maisarah akan memperebutkan medali emas di babak final melawan atlet Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, cabang sepakbola juga mencatatkan sejarah baru, laskar tanah rencoeng berhasil melaju ke babak final usai mengalahkan tim tangguh Jawa Timur dengan skor 2-1 dibabak semifinal, Rabu 12 Oktober 2021, di Stadion Barnabas Youwe, Sentani.

Di babak final, Aceh akan berhadap dengan tuan rumah Papua. Pertandingan akan berlangsung pada Kamis 14 Oktober 2021.

“Mohon doa dari seluruh rakyat Aceh, mudah-mudahan cabang-cabang olahraga yang masih bertanding akan mampu meraih medali emas,” pinta Nasir.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.