Amel Pertahankan Tradisi Emas Angkat Besi Aceh

oleh -29 views
Amel Pertahankan Tradisi Emas Angkat Besi Aceh
Lifter putri andalan Aceh, Nurul Akmal kelas 87+ Kg saat tampil di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Sabtu 9 Oktober 2021. (BASAJAN.NET/QAHAR)

BASAJAN.NET, Jayapura- Lifter putri andalan Aceh, Nurul Akmal kelas 87+ Kg, berhasil merebut medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua. Capaian ini sekaligus mempertahankan tradisi medali emas cabang angkat besi Aceh.

Kesuksesan ini merupakan capaian kedua gadis yang akrab disapa Amel di ajang PON. Pada PON 2016 Jawa Barat, Amel juga sukses mempersembahkan medali untuk Aceh.

Penampilan Amel memang yang ditunggu-tunggu oleh Kontingen Aceh di ajang PON Papua. Terlebih, saat ini ia berstatus atlet Pelatnas yang telah mengikuti Olimpiade Tokyo beberapa waktu lalu. Selain itu, ia juga sedang dipersiapkan untuk Kejuaraan Dunia Uzbekistan tahun 2021 dan SEA Games Vietnam tahun 2022.

Pada pertandingan yang berlangsung di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Sabtu 9 Oktober 2021, Amel berhasil mengangkat barbel dengan total 258 Kg.

Selain itu, pada angkatan snatch, Amel juga sukses mencatatkan rekor baru atas namanya sendiri dengan beban 116 kg, dari rekor 115 Kg yang dibuatnya pada PON Jawa Barat tahun 2016.

Sama seperti rekannya yang tampil sehari sebelumnya, Amel tampil ke pentas pertandingan dengan kostum bertuliskan ACH (Aceh) dan menunaikan hajatnya bagi masyarakat Aceh untuk merebut medali emas PON.

“Insya Allah, doakan ya, semoga Amel bisa dapat (medali) emas,” kata Amel sehari sebelumnya saat menyaksikan M. Zul Ilmi bertanding.

Di PON Papua, Amel bersaing dengan empat lifter lainnya, yaitu Riska Oktaviana dari Kalimantan Barat, Jihan Syafitri dari Jambi, Wuri Hasanah Kalimantan Barat), dan Rena Ilasari dari Riau.

“Alhamdulillah, medali emas ini saya persembahkan untuk masyarakat Aceh. Terima kasih atas doa dan dukungannya,” kata dara kelahiran Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara usai pengalungan medali, didampingi pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria.

Langsung Fokus Kejuaraan Dunia

Perjuangan Amel untuk terus mengharumkan nama Aceh belum berhenti. Usai meraih medali emas PON Papua, ia langsung fokus untuk Kejuaraan Dunia Uzbekistan yang digelar akhir tahun ini.

“Hari ini sang Srikandi pewaris darah leluhurnya Cut Nyak Dhien itu, kembali mengulang sejarah PON Jabar,” Ketua Umum PABSI Aceh T. Rayuan Sukma.

Rayuan mengaku terharu dan bangga atas capaian dua atlet PABSI Aceh yang sukses merebut dua medali emas. Ia mengatakan, angkat besi merupakan salah satu cabang yang selalu sukses mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Aceh.

“Alhamdulillah, mulai dari PON Palembang tahun 2004 hingga sekarang, kita diberikan kekuatan untuk meraih medali emas,” kata Rayuan.

Dengan tambahan medali emas itu, hingga sepekan penyelenggaraan PON Papua, Kontingen Aceh telah meraih total 6 medali emas, yaitu satu dari sepatu roda, muaythai, binaraga, anggar dan dua dari cabang angkat besi.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.