Angkat Besi Putra Tambah Emas untuk Aceh

oleh -333 views
Angkat Besi Putra Tambah Emas untuk Aceh
Atlet angkat besi Aceh, Zul Ilmi saat tampil pada PON XX Papua, di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Jumat, 8 Oktober 2021. (BASAJAN.NET/QAHAR)

BASAJAN.NET, Jayapura- Lifter unggulan Aceh, M. Zul Ilmi berhasil menambah medali emas bagi Kontingen Aceh di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 Papua.

Tampil pada pertandingan angkat besi kelas 96 putra, di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Jumat, 8 Oktober 2021. Zul Ilmi sukses mengungguli lawan-lawannya dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung dan tuan rumah Papua.

Ini merupakan penampilan pertama Zul Ilmi di ajang PON. Meski begitu, sejak awal pertandingan ia terlihat sangat percaya diri. Mulai dengan beban 140 kg, kemudian 145 kg, dan menyempurnakan angkatan terakhir dengan beban 150 kg.

Pertandingan kemudian berlanjut ke angkatan clean and jerk. Zul Ilmi maju ke pentas untuk angkatan pertamanya. Dua menit kemudian, ia melakukan angkatan kedua dengan sempurna dan mengakhiri angkatan dengan beban 180 kg, dengan sempurna.

Hingga pertandingan usai, tidak ada yang mampu menyaingi total angkatan Zul Ilmi, seberat 330 kg. Ia pun berhak atas medali emas.

“Terimakasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada saya. Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan medali emas untuk Aceh,” kata mahasiswa Jurusan Olahraga Universitas Serambi Makkah itu.

Sementara medali perak oleh lifter Jawa Timur, Sofyan Listianto dan perunggu untuk lifter Lampung, Roy Samsul Bahri.

Pecahkan Rekor Nasional

Selain berhasil meraih medali emas, putra Lampeunereut, Aceh Besar itu, juga sukses memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri yang diciptakan pada Pra-PON 2019 di Jawa Barat, dengan angkatan 328 kg. Saat ini Zul Ilmi juga berstatus sebagai atlet Pelatnas SEA Games Vietnam 2022.

Ketua Umum PABSI Aceh T. Rayuan Sukma yang hadir lansgung ke lokasi pertandingan, mengaku sedikit tegang. Betapa tidak, pada angkatan pertama clean and jerk dengan beban 175 kg, Zul Ilmi gagal.

“Ya, meskipun tadi agak sedikit tegang karena gagal pada angkatan pertama clean and jerk, tapi PABSI Aceh memang telah memproyeksikan Zul Ilmi untuk meraih medali emas bagi Aceh di PON Papua,” kata T. Rayuan, usai pengalungan medali.

Pelatih angkat besi Aceh, Effendi Eria mengatakan, pada PON Papua, PABSI menurunkan dua atlet andalan, yaitu M. Zul Ilmi dan Nurul Akmal atau Amel kelas 87+, yang akan tampil hari ini.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Aceh, agar Nurul Akmal dapat mempertahankan medali emas yang diraih pada PON Jawa Barat 2016,” kata Effendi.

Hingga saat ini, Kontingen Aceh telah meraih lima keping medali emas. Masing-masing dari cabang sepatu roda, muaythai, binaraga, angkat besi dan anggar.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.