Setelah 25 Tahun Anggar Aceh Kembali Raih Emas PON

oleh -42 views
Setelah 25 Tahun Anggar Aceh Kembali Raih Emas PON
Pertandingan final cabang olahraga anggar antara Aceh (kanan) melawan Riau (kiri) dalam ajang PON XX Papua di Gedung Serbaguna Gereja St Yoseph, Merauke, Jumat, 8 Oktober 2021. ANTARA/Yogi Rachman

BASAJAN.NET, Merauke– Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 Papua, terasa spesial bagi kontingen Aceh. Betapa tidak, pada event olahraga itu, Cabang Anggar Aceh berhasil menoreh prestasi gemilang.

Bertanding di Aula Archilaus Sai, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat 8 Oktober 2021, Tim Floret Beregu Putra sukses merebut medali emas setelah mengalahkan perwakilan Riau dengan skor akhir 45-39.

Kesuksesan pasukan floret putra Aceh yang beranggotakan Erwan Tona, Zaidil Al Muqaddim dan Yudi Anggara Putra, sekaligus mengakhiri dahaga medali emas cabang anggar selama 25 tahun.

Regu floret putra Aceh secara bergantian bertarung menghadapi pasukan Riau yang diperkuat Muhammad Fuad, Muhammad Fatah Prasetyo, dan Muhammad Anggi Normansyah.

Pertandingan berlangsung ketat. Kejar-kejaran angka mewarnai jalannya pertandingan. Masing-masing atlet mendapat kesempatan tiga kali tanding. 

Di sesi terakhir, Erwan Tona yang kembali tampil usai dua penampilan sebelumnya, sukses mengunci angka bagi tim Aceh dengan skor 45.

Bersama dua rekannya, Zaidil Al Muqaddim dan Yudi Anggara Putra, ia melompat girang. Sorak sorai kegirangan juga membahana di tribun pendukung Aceh.

Ketangguhan tim anggar Aceh, sudah ditunjukkan saat melawan tim Kalimantan Timur dengan skor 45-30 di semifinal.

Ketua IKASI Aceh, M Nasir Syamaun mengatakan, dalam 25 tahun, anggar Aceh selalu gagal merebut medali emas di nomor floret beregu putra.

Terakhir, Aceh meraih medali saat tampil di PON 1996, Jakarta. Kala itu, Aceh diperkuat Alkindi, Sofyan dan Mardani. 

Menurutnya, prestasi itu menjadi catatan sejarah bagi IKASI saat ini.

“Alhamdulillah kejayaan Anggar Aceh telah kita kembalikan. Semoga kejayaan ini terus berlanjut di masa-masa yang akan datang,” ujar M. Nasir usai pengalungan medali.

Sekretaris Umum KONI Aceh itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Aceh. 

Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan bagi Tim Anggar Aceh di arena PON XX 2021 Papua.

Persembahan untuk Rakyat Aceh

Manajer tim anggar Aceh, Husaini mengatakan, sejak awal Aceh menargetkan mendapatkan satu medali emas dalam cabang olahraga anggar PON XX Papua. Ia mengaku bahagia setelah target tersebut dapat terpenuhi.

“Kemarin di perorangan, kita juga ke final tapi belum rezeki,” ujar Husaini.

Keberanian Husaini menargetkan emas pada PON XX Papua bukan tanpa alasan. Menurutnya, tim anggar Aceh sudah lama menguasai jenis senjata floret dari zaman senior-senior mereka dahulu. 

Husaini menambahkan, medali emas anggar PON XX Papua dipersembahkan bagi masyarakat Aceh.

“Ini emas menjadi penantian yang lama di senjata floret dan ini menjadi hadiah untuk masyarakat Aceh,” lanjutnya.

Sebelumnya Anggar Aceh juga sukses meraih medali perak atas nama Erwan Tona nomor Floret Perseorangan Putra, Yudi Anggara Putra Perunggu floret perseorangan putra dan perunggu nomor sabel perorangan putri atas Elvanda Cantika Putri.

Khusus medali perunggu, ini merupakan catatan sejarah baru bagi Aceh, di mana sepanjang keikutsertaan Anggar Aceh di ajang PON, Elvanda adalah atlet sabel putri pertama yang mempersembahkan medali bagi Tanah Rencong.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.