UTU Siapkan Lulusan Sadar Bencana

oleh -204 views
IMG 20190426 WA0045 crop 832x532
Wakil Rektor I Alfizar (kiri) dan Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar, Mursyidin melakukan penanaman pohon bersama di lingkungan kampus tersebut pada Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), Jumat 26 April 2019. Foto: Humas UTU

BASAJAN.Net, Meulaboh- Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat terus berupaya untuk menyiapkan lulusan yang sadar bencana.

Demikian disampaikan Wakil Rektor I UTU, Alfizar pada apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), di halaman kampus setempat, Jumat 26 April 2019.

Loading...

Alfizar mengatakan, sesuai amanat Kemenristekdikti, pada tanggal 26 April 2019 seluruh perguruan tinggi di Indonesia wajib melaksanakan apel siaga tanggap bencana.

Momentum hari kesiapsiagaan bencana diharapkan dapat memberikan wawasan dan cara pandang yang tepat, bagi seluruh masyarakat kampus, serta berperilaku sesuai dengan prinsip-prinsip pengurangan risiko bencana (PRB).

“Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam ¬†membangun masyarakat sadar bencana di Indonesia,” ujar Alfizar.

Menurut Alfizar, salah satu langkah konkret yang ditempuh UTU ialah penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik kebencanaan, sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara itu, Wakil Rektor III UTU, Mursyidin menyampaikan, UTU sudah selayaknya menjadi kampus yang siap siaga dalam menghadapi bencana. Hal ini dikarenakan, Aceh Barat merupakan salah satu daerah yang rawan bencana seperti gempa, banjir, kebakaran hutan dan bencana lain yang datang tiba tiba.

Karenanya, lanjut Mursyidin, dalam waktu dekat, UTU akan membentuk unit Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) dan Pusat Kajian Kebencanaan Wilayah Pantai Barat Selatan Aceh.

“Selain itu, juga akan dilakukan program KKN tematik tentang kebencanaan,” paparnya.

Mursyidin mengatakan, KKN Kebencanaan merupakan bukti nyata keterlibatan civitas akademika dalam membangun masyarakat sadar bencana. Hal tersebut tak terlepas dari kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis Indonesia yang memungkinkan terjadinya bencana.

Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana di Universitas Teuku Umar juga diwarnai dengan penanaman 500 pohon di sekitar kampus. Selain itu juga dilakukan simulasi kebencanaan gempa bumi di ruang kelas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *