UIN Ar-Raniry-KPAI Sepakat Advokasi Masalah Anak

oleh -999 views
NAT HUMAS UINAR 6962 755x378
Penandatanganan naskah kerjasama antara UIN Ar-Raniry dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kamis 5 Desember 2019. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menandatatangani naskah kerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kerjasama tersebut dalam rangka memberikan advokasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait hal-hal perlindungan anak.

Penandatangan kerjasama dilakukan disela-sela kuliah umum Peran perguruan tinggi untuk Peningkatan Kualitas Perlindungan Anak, Kamis 5 Desember 2019, di aula lantai III gedung rektorat UIN Ar-Raniry.

Loading...

Wakill Rektor bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Saifullah Idris mengatakan, kerjasama UIN Ar-Raniry dengan KPAI bentuk Komintmen kampus untuk terlibat langsung dan mendukung advokasi perlindungan anak.

Menurutnya, banyak hal yang dapat dilakukan dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi. Di antaranya, pengabdian dosen dan mahasiswa melalui program kuliah pengabdian masyarakat (KPM). Lewat program tersebut, mahasiswa maupun dosen dapat menyampaikan informasi dan melakukan advokasi terhadap kasus-kasus yang dialami masyarakat.

Untuk itu, sambung Saifullah, mahasiswa perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang perlindungan anak. Terlebih, banyak kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi akhir-akhir ini di Aceh.

“Dengan adanya MoU, maka ke depan akan lebih mudah dan terarah dalam memberi pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, ketua panitia kuliah umu, Rasyidah mengatakan, selain Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangain antara rektor dengan pimpinan KPAI, juga dilakukan MOA (Memorandum Of Agreement) dengan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi dan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam hal perlindungan anak di semua lini. Kampus adalah tempat stategis, karena memiliki tenaga muda mahasiswa dan para dosen, yang siap berkontribusi kepada masyarakat.

Rasyidah mengatakan, mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkontribusi denga hal-hal yang positif.

“Semoga kerjasama ini dapat menghasilkan “champion-champion” untuk masyarakat dan juga kampus UIN Ar-Raniry,” harapnya.

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *