Ruang Literasi di Tengah Pandemi

oleh -135 views
Cara Asyik Menarik Minat Baca
Anak-anak membaca buku pada lapak baca gratis yang disediakan sejumlah anak muda di Aceh Barat yang tergabung dalam Literacy Community (LC), di taman Hijriah Meulaboh, Aceh Barat, Ahad, 3 Januari 2021. (BASAJAN.NET/LITERACY COMMUNITY).

BASAJAN.NET-Meulaboh- Di bawah rindangnya pepohonan di Taman Hijriah, beberapa pemuda terlihat sedang menata buku-buku di atas terpal putih yang dibentangkan di lantai taman. Mereka memilih posisi strategis di dekat tugu, para penjual makanan melihat aktivitas itu dari kejauahan.

Meski di minggu pertama 2021 langit Kota Meulaboh diselubungi mendung, hal tersebut tidak meyurutkan semangat Literacy Community (LC) menggelar kegiatan lapak baca gratis di taman Hijriah Meulaboh, Aceh Barat, Ahad, 3 Januari 2021.

Loading...

Perlahan beberapa anak-anak mulai tertarik mendatangi lapak baca. Mereka memilih buku untuk dibaca, kemudian duduk di kursi atau lesehan, tidak lama kemudian tenggelam dalam buku yang sedang dibaca. Para pemuda juga terlihat antusias ikut meramaikan lapak baca.

Ketua Literacy Community, Mariani mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan karena kurangnya ruang literasi di masyarakat selama masa pandemi COVID-19. “Selain itu juga untuk menumbuhkan semangat baca, tidak hanya bagi anak-anak namun juga orang dewasa,” terang Mariani.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk kedua kalinya, buku-buku tersebut berasal dari koleksi pribadi teman-teman komunitas dan dari Basajan Creative School (BCS) serta sumbangan donatur yang peduli dengan dunia literasi.

“Walau gratis, masih sedikit yang tertarik dengan lapak baca, itupun rata-rata anak-anak dan remaja,” jelas Mariani.

Ia melanjutkan lapak baca yang diadakan di taman Hijriyah kali ini memang agak sepi di bandingkan lapak baca sebelumnya. “Mungkin faktor tempat, sebelumnya kami membuat di trotoar jalan dekat dengan tongkrongan anak muda makanya ramai di kunjungi, kalau sini agak sepi,” tuturnya.

Kendala lainnya yang dihadapi Literasy Community adalah masih kurangnya buku yang bisa dinikmati, terutama gendre anak-anak, “Kita sangat berharap ke depan semakin banyak pihak yang peduli terhadap literasi,” harap Mariani.

Salah satu pengunjung lapak baca, Afrizal Febrian mengatakan lapak baca ini sangat memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama untuk merangsang minat baca anak-anak dan generasi muda.

“Dengan adanya lapak baca ini, semoga dapat menumbuhkan minat baca masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.

Ia sangat berharap semoga lapak baca dapat terus berkembang dan juga tidak hanya di lakukan di satu lokasi saja, tetapi di beberapa titik di Kota Meulaboh.

Peserta lapak baca lainnya, Sukma Aria mengutarakan lapak baca sangat baik dilaksanakan untuk meningkatkan minat membaca masyarakat, terlebih bagi mereka yang tidak memiliki banyak buku karena terkendala ekonomi.

“Dengan adanya lapak baca memudahkan mereka yang cinta dengan buku, ” kata Aria yang juga menjabat ketua Forum Anak Aceh Barat.

Ia berharap lapak baca ini bisa terus dikembangkan ke daerah-daerah terpencil, Menurut Aria, biasanya minat anak-anak di sana tinggi tetapi  tidak tersedia fasilitas perpustakaan yang memadai.

“Kami dari forum anak Aceh Barat juga sangat mendukung kegiatan ini dan ingin bergabung untuk mewujudkan kota layak anak (KLA) di Aceh Barat,” ucapnya.

Suci Annisa, ketua GenBi komisariat Universitas Teuku Umar (UTU) menilai kegiatan lapak baca tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi dapat membaca buku secara gratis sepuasnya, selain itu lapak baca juga dapat merangsang masyarakat untuk lebih gemar membaca dan memiliki daya pikir yang baik.

Suci menyarankan, untuk ke depan semoga kegiatan lapak baca gratis ini bisa d lakasanakan rutin setiap minggunya atau di sesuaian dgn kondisi, dan juga buku yang tersedia dapat lebih beragam

Kegiatan lapak baca ini di support oleh Basajan Creative School (BCS), Basajan.net, Generasi Baru Indonesia Universitas Teungku Umar (GenBi UTU). []

 

 

EDITOR: MELLYAN

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *