Kiat Raih Beasiswa di Era 4.0

oleh -395 views
FOTO: WEBINAR FORMADIKSI STAIN TEUNGKU DIRUNDENG MEULABOH. (BIDIKAN LAYAR ZOOM).

BASAJAN.NET, Meulaboh- Era revolusi industri 4.0 dan society 5.0, telah membawa perubahan besar dalam kehidupan. Pengetahuan hari ini yang hanya di ujung jari, mewajibkan kita untuk melakukan persiapan matang. Terutama bagi generasi yang berdampingan dengan perkembangan teknologi (digital native).

“Atur waktu, buat target, buat prioritas dan rapi,” ujar Kepala UPT. Pengembangan Bahasa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Tuti Hidayati, Kamis, 17 Desember 2020.

Hal itu disampaikan Tuti saat menjadi pembicara pada website seminar (Webinar) Kiat Meraih Beasiswa yang diselenggarakan Forum Bidikmisi (Formadiksi) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, melalui aplikasi zoom. Diikuti ratusan mahasiswa Formadiksi kampus setempat.

Tuti menjelaskan, saat ini soft skills menjadi keharusan. Baik keterampilan interpersonal dalam membangun hubungan baik dengan orang lain, maupun keterampilan intrapersonal untuk mengatur diri sendiri.

“Untuk meraih beasiswa di era digital ini, hal pertama yang harus disiapkan adalah kemampuan berbahasa Inggris,” ujar alumni Flinder University, Australia itu.

Tuti melanjutkan, hal lain yang harus disiapkan adalah mental agar menjadi pribadi berani bermimpi untuk melakukan perubahan. Kemudian membuat target dengan baik, menyusun prioritas dan terstruktur, serta melakukan apa yang telah direncanakan.

“Aktif berorganisasi dalam masyarakat menjadi salah satu penunjang. Selain itu, harus rajin mencari informasi tentang universitas yang membuka beasiswa. Hal lainnya adalah membuat motivation latter yang baik, menentukan tujuan yang jelas,” paparnya.

Menurut wanita kelahiran Meulaboh 36 tahun silam itu, tidak ada rahasia untuk sukses, yang ada hanya hasil dari persiapan, kerja keras dan belajar dari kegagalan.

“Belajar, mau bekerja keras, menjaga etika, berdoa dan jangan lupa bahagia adalah kunci kesuksesan,” kata Tuti.

Pemateri lainnya, Rahmat Syah Putra menyampaikan, di era revolusi industri 4.0 mempersiapkan kapasitas diri dengan teknologi yang ada menjadi satu keharusan. Menurutnya, generasi saat ini harus mampu memanfaatkan teknologi sebaik mungkin.

“Bukan seberapa banyak teknologi, tapi sejauh mana kita bisa memanfaatkan teknologi tersebut,” kata Alumni STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh itu.

Rahmat mengatakan, untuk mendapatkan beasiswa, selain diperlukan niat dan semangat yang kuat untuk mencari informasi, juga harus senang dengan tantangan. Memiliki nilai akademik yang baik dan prestasi non akademik lainnya, serta kemampuan berbahasa.

“Doa, ikhtiar, tawakal dan suka menolong orang, menjadi faktor pendukung dan memudahkan kita untuk meraih beasiswa,” katanya.

Baca berita terkait: Prodi MPI STAIN Meulaboh Terakreditasi “B”

Ketua panitia, Cut Ismalia Benazir menuturkan, kegiatan itu bertujuan memperluas wawasan dan pemahaman mahasiswa agar tidak kalah saing di era revolusi industri 4.0.

“Terutama bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Erizar mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu wadah pembinaan mahasiswa penerima Bidikmisi.

“Mereka adalah mahasiswa pilihan yang diproyeksikan menjadi pemimpin negeri ini. Karenanya dituntut untuk aktif mencari dan berbagi informasi yang berhubungan dengan peningkatan Student Capacity Building,” ujarnya. []

  

WARTAWAN: MARIANI

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.