Jasad Korban Tenggelam Kuala Bubon Ditemukan

oleh -541 views
IMG 20200528 WA0019 crop 31 compress0
Proses evakuasi korban tenggelam di pantai wisata Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Ketiga jasad korban yang masih anak-anak itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Kamis, 28 Mei 2020. (BASAJAN.NET/NURUL FAHMI).

BASAJAN.NET, Meulaboh- Jasad tiga korban tenggelam di pantai wisata Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, akhirnya ditemukan, Kamis, 28 Mei 2020.

Korban yang masih anak-anak itu, dilaporkan hilang terseret gelombang saat mandi bersama orangtuanya, pada Rabu, 27 Mei 2020.

Loading...

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Maspuri mengatakan, jasad ketiga korban ditemukan tak jauh dari lokasi dilaporkan hilang, dalam kondisi tak bernyawa.

“Sekitar 500 meter dari bibir pantai,” ujar Maspuri.

Ia menjelaskan, korban pertama, Aila Nazura (13), ditemukan pada pukul 07.15 WIB. Korban kedua ditemukan pukul 10.40 WIB atas nama Munawarah (15), sedangkan korban ketiga, Riski Saputra (10), ditemukan pada pukul 11.30 WIB.

Maspuri mengimbau, agar masyarakat tidak mandi di laut, karena saat ini cuaca sedang buruk. Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, ketinggian gelombang mencapai 8 meter.

Baca berita terkait: Empat Warga Pidie Tenggelam di Pantai Kuala Bubon

Sementara itu, Kapolsek Samatiga Khairul Fachmi, saat diwawancara di lokasi kejadian menyampaikan, ketiga korban sudah dibawa ke rumah sakit dan selanjutnya akan langsung dibawa pulang ke kampung halaman di Desa Mesjid, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie.

Ia mengingatkan, seluruh warga agar mematuhi seluruh imbauan yang telah dikeluarkan BPBD. 

“Ini semua demi keselamatan seluruh warga,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, empat warga Kabupaten Pidie, tenggelam di Kawasan Pantai Wisata Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB, Rabu, 27 Mei 2020.

Kejadian bermula, ketika T. Samsuardi (42), mandi bersama anak dan keponakannya. Tiba-tiba gelombang besar datang dan menyeret mereka. Warga yang berada di lokasi kejadian, berhasil menyelamatkan T. Samsuardi. Namun nahas, arus yang sangat kuat, dua anak dan keponakannya tak berhasil diselamatkan.[]

 

 

WARTAWAN: NURUL FAHMI

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *