GASKAN Gerakan Dosen STAIN Meulaboh untuk Pendidikan

oleh -1.014 views
Pengurus Komunitas GASKAN menyerahkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh beberapa waktu lalu, di kampus setempat. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Berawal dari kegelisahan banyaknya fenomena mahasiswa yang mengalami kesulitan untuk melanjutkan perkuliahan, sejumlah dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, membentuk komunitas Gerakan Sosial Peduli Pendidikan atau GASKAN.

Ketua GASKAN, Tabsyir Masykar mengatakan, pembentukan komunitas tersebut bertujuan untuk membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam proses perkuliahan. Bantuan yang diberikan nantinya dalam bentuk iuran semester, pendampingan belajar dan kegiatan sosial pendidikan lainnya. 

Loading...

“Gerakan ini berawal dari kegelisahan sejumlah dosen STAIN atas kondisi pendidikan mahasiswa,” ujar Tabsyir, Selasa 17 Desember 2019.

Pembentukan GASKAN diinisiasi oleh Tabsyiar Masykar dan Baihaqi, dosen Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam STAIN Teubgku Dirundeng Meulaboh. 

“Ide ini kemudian disambut baik oleh beberapa orang dosen lain, seperti Muliza, Ahmad Fauzi dan kawan-kawan, untuk melanjutkan gerakan positif ini,” imbuhnya. 

Tabsyir menyampaikan, kehadiran GASKAN mendapat sambutan positif dari Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Inayatillah, yang sekaligus menjadi donatur. Selain dari para anggota, pendanaan GASKAN juga berasal dari sumbangan masyarakat secara umum. 

“GASKAN lahir sebagai inovasi dalam bidang sosial dan pendidikan, melalui buah pikir dosen-dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh,” ujarnya.

Pada tahap pertama, beberapa waktu lalu, GASKAN telah melaksanakan satu program, yaitu membantu meringankan biaya pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu. Bantuan diberikan kepada M. Yamin dan Jufrizal, mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *