Dokter Terinfeksi Corona Puskesmas Simpang Kiri Aceh Tamiang Ditutup

oleh -86 views
covid-19
ILUSTRASI: GERD ALTMANN/PIXABAY.

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Puskesmas Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang diminta tutup selama seminggu untuk proses skrining petugas dan sterilisasi dari virus corona. Hal itu dilakukan setelah seorang dokter di Puskesmas tersebut terinfeksi virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), Ahad, 28 Juni 2020 mengatakan, dokter berinisial EL, 29 tahun, diketahui positif terinfeksi virus corona dari pemeriksaan swab 77 orang yang kontak dekat EW (29).

Loading...

SAG menerangkan, EW merupakan perawat di Puskesmas Simpang Kiri yang diketahui positif virus corona, dari laporan Ketua Litbangkes Aceh, Fahmi Ichwansyah, pada 26 Juni 2020.

Ia menyampaikan, menyikapi kemungkinan infeksius di Puskesmas Simpang Kiri, Kepala Bidang Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, menutup operasional Puskesmas itu selama seminggu untuk proses skrining dan sterilisasi.

“Selama Puskesmas Simpang Kiri ditutup, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat diberikan di Puskesmas terdekat,” jelas SAG kepada awak media di Banda Aceh.

Selain EL, lanjut SAG, kasus baru terkonfirmasi positif virus corona di Aceh juga dialami EM, 25 tahun, seorang perawat yang bertugas di Rumah Sakit Bhayangkara Banda Aceh. EM tercatat sebagai warga Kabupaten Aceh Besar.

“EM diketahui positif Covid-19 dari pemeriksaan swab nasofaring dan orofaringnya dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Litbangkes Aceh, Gampong Bada, Ingin Jaya, Aceh Besar,” katanya.

 

79 Positif Tiga Orang Sembuh

SAG menyampaikan, berdasarkan laporan Gugus Tugas kabupaten/kota se-Aceh, per tanggal 28 Juni 2020, pukul 15.00 WIB, Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh sebanyak 2.263 orang.

“Ada penambahan satu ODP baru hari ini,” sebutnya.

SAG merincikan, ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas Covid-19 kabupaten/kota saat ini, 46 orang. Sedangkan sebanyak 2.217 orang, sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 121 kasus. Tidak ada penambahan kasus baru. PDP dalam perawatan rumah sakit rujukan Covid-19 kabupaten/kota saat ini, dua orang.

PDP di Aceh yang sudah sembuh sebanyak 118 orang. PDP yang meninggal dunia hanya satu orang, pada 26 Maret 2020.

SAG mengatakan, jumlah orang yang Positif Covid-19 terus melonjak tajam dalam dua pekan terakhir. Jumlah kasus hingga saat ini sudah mencapai 79 orang. Termasuk bayi, balita, tenaga kesehatan, perawat dan dokter di Puskesmas.

“Pasien Covid yang sedang dirawat sebanyak 52 orang, sudah sembuh 25 orang, dan dua orang meninggal dunia,” paparnya.

SAG melanjutkan, adapun pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, yaitu SH (45), MN (18) dan MD (37). SH dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan swab nasofaring dan orofaring-nya, yang diambil 22 Juni dan 24 Juni 2020, terkonfirmasi sudah negatif virus Corona.

Sementara remaja MN, juga dinyatakan sembuh dari Covid-19 karena tidak terdeteksi lagi jejak virus corona di dalam cairan tenggorokan dan cairan hidungnya. Begitu juga MD, anak buah kapal berkebangsaan Filipina itu, dinyatakan sembuh setelah dalam cairan nasofaring dan orofaring-nya negatif virus corona.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *