Perlu Kolaborasi untuk Bangun Pendidikan Aceh

oleh -96 views
Dokumen Seleksi PPDB MAN 1 Aceh Barat Tahun Pelajaran 2019/2020. (BASAJAN.NET/RAHMAT TRISNAMAL)

BASAJAN.NET, Banda Aceh– Asisten 1 Pemerintah Aceh, M. Jafar menyampaikan, perlu kerjasama dan kolaborasi antar instansi dalam membangun Pendidikan di Aceh.

“Mari bersama-sama membangun pendidikan Aceh,” ajak Jafar.

Ajakan tersebut ia sampaikan pada Rapat Koordinasi Majelis Pendidikan Aceh (MPA) dan Menjelis Pendidikan Daerah (MPD) kabupaten/kota se-Aceh

Agar melahirkan sinergitas antara yang dikemukakan MPA untuk dapat diterapkan oleh MPD Kabupaten/Kota demi meningkat kualitas pendidikan di Aceh, Selasa, 15 Maret 2022, di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh.

Jafar yang mewakili Gubernur Aceh mengatakan, kerjasama dan kolaborasi antar instansi penting dilakukan, sehingga melahirkan sinergitas antara yang dikemukakan MPA untuk dapat diterapkan oleh MPD kabupaten/kota demi meningkat kualitas pendidikan di Aceh.

Dengan rakor ini Pemerintah Aceh berharap, agar pemangku kepentingan bidang pendidikan dapat mendiskusikan isu-isu penting pembangunan pendidikan Aceh terkini, khususnya mengenai pelaksanaan kurikulum 2022, dan upaya pemantapan implimentasi pendidikan holistik berbasis karakter di Aceh.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan agara terciptakanya kerjasama antar MPA dan MPD, dengan Dinas Pendidkan, Dinas Pendidikan Dayah, Biro Kesra, dan Kanwil Kemenag, guna melihat lebih dekat persoalan-persoalan pendidikan yang berkembang di setiap daerah di Aceh.

Atas nama Pemerintah Aceh, Jafar yang juga Ketua Tim Koordinasi Pembangunan Pendidikan Aceh (TKPPA), memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Majelis Pendidikan Aceh dalam upaya mensingkronkan program-program untuk meningkatkan mutu pendidikan Aceh, sehingga mampu mewujudkan pendidikan Aceh yang berkualitas dan berakter islami.

Sementara itu, Wakil Ketua MPA, Teuku Sayed Mustafa mengatakan, momentum Rakor ini untuk meningkatkan kinerja dan sinergi dalam upaya peningkatan pendidikan Aceh.

Rakor akan diisi materi dari pengurus MPA dan dua orang pemateri, yaitu Plt Kapuskur Kemendikbud Ristek RI, Zulfikri dan Ketua Yayasan Warisan Nilai Luhur Indonesia, Ratna Megawangi.

Majelis Pendidikan Aceh memiliki peran dan fungsi secara spesifik sebagai badan pemberi pertimbangan dan memberi masukan, saran, pendapat dan nasehat dan rekomendasi kepada Pemerintah Aceh maupaun DPRA, mengenai berbagai kebijakan dan program pendidikan yang dilaksanakan dinas terkait.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.