Mualem Bahas Dukungan Infrastruktur PON 2024 dengan Menteri PUPR

oleh -236 views
Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf (baju merah hati) usai pertemuan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Senin, 1 Februari 2021. (BASAJAN.NET/PUPR).

BASAJAN.NET, Jakarta- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Muzakir Manaf secara khusus menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk membahas rencana dukungan infrastruktur persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang.

“Ya, bersama Menpora kemarin kita telah mengadakan pertemuan dengan Menteri PUPR di Kampus PUPR,” kata Muzakir Manaf dalam pernyataan tertulis kepada media ini, Selasa, 2 Januari 2021.

Pada pertemuan tersebut, Menteri PUPR Basuki didampingi Sekjend Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti dan Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto.

Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menyampaikan, sebagaimana hasil diskusi sebelumnya dengan Menpora, ia mengusulkan agar Kementrian PUPR membangun stadion utama untuk pergelaran PON XXI tahun 2024.

“Saya meminta agar dibangun sport center yang di dalamnya ada stadion,” kata Mualem.

Ia melanjutkan, stadion tersebut harus representatif, berstandar FIFA, yang bisa digunakan untuk pertandingan sepakbola PON Aceh-Sumut, serta pertandingan sepakbola lainnya, baik level nasional dan internasional. Sekaligus sebagai tempat pembukaan PON XXI tahun 2024 nanti.

Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut 2024 rencananya akan dilakukan di Aceh. Selain itu, juga telah disepakati untuk cabang sepakbola, seluruh rangkaian pertandingan mulai dari penyisihan, hingga babak final akan digelar di Aceh.

Mualem menambahkan, usai pertemuan dengan Menteri PUPR, KONI Aceh akan terus melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait persiapan menuju PON Aceh-Sumut tahun 2024.

Menanggapi kunjungan Mualem dan Menporan Zainuddin Amali, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya siap membantu persiapan PON Aceh-Sumut 2024.

“Tetapi untuk kepastian pelaksanaannya, tetap menunggu Instruksi Presiden (Inpres),” kata Basuki, dikutip pada laman resmi Kementerian PUPR.

Basuki menyampaikan, untuk mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah harus pro aktif dengan mengusulkan dan menginisiasi pembangunannya terlebih dahulu. Selanjutnya, kekurangan bisa dibantu pemerintah pusat dengan dana APBN.

Ia meminta pemerintah daerah untuk menyusun terlebih dahulu masterplan-nya. Infrastruktur apa saja yang akan dibangun di Aceh dan Sumatera Utara. Kemudian infrastruktur apa saja yang menggunakan anggaran daerah dan yang menggunakan anggaran pusat.

“Harus ada perencanaannya, ada masterplan. Tanpa itu kita tidak tahu apa yang akan dibantu oleh Kementerian PUPR. Nah, nanti dari masterplan itu disampaikan,” kata Basuki.

Sebelumnya, pada 22 Januari 2021, Mualem bersama Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin juga telah melakukan pertemuan dengan Menpora untuk membahas persiapan PON XXI Aceh-Sumut. Pada pertemuan tersebut, Menpora meminta Aceh untuk menyusun master plan PON 2024. []

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.