Mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry Dilatih Kepemimpinan

oleh -21 views
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ajidar Matsyah saat membuka kegiatan, Jumat 14 Oktober 2022. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Sejumlah mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dilatih ilmu kepemimpinan, Sabtu 15 Oktober 2022.

Latihan kepemimpinan tingkat dasar bertema “Melahirkan Mahasiswa yang Memiliki Jiwa Kepemimpinan yang Berkarakter Islami” tersebut berlangsung di Aula Mini Fakultas.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ajidar Matsyah mengatakan, kegiatan yang diikuti 50 peserta perwakilan pengurus organisasi mahasiswa di FAH UIN Ar-Raniry tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kepemimpinan, inovasi, dan membentuk karakter calon pemimpin masa depan yang islami.

Menurut Ajidar, mahasiswa bukan hanya dituntut mampu dalam bidang akademis saja, tetapi diharapkan dapat aktif dan berproses dalam berorganisasi. 

Oleh karena itu, mewakili Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ajidar berharap para peserta untuk berperan aktif dan memanfaatkan kesempatan pelatihan ini, sehingga dapat menumbuhkan karakter mahasiswa yang tegas, disiplin, bertanggung jawab dan akhirnya kita berharap mampu membentuk calon pemimpin yang berkarakter islami.

“Di dalam Alquran menemukan kalimat yang oleh mufassir itu menafsirkan bisa berpartai politik, bisa berorganisasi. Hal itu termasuk bagian dari kebutuhan sosial,” kata Ajidar Matsyah, Jumat 14 Oktober 2022 saat membuka kegiatan.

Lebih lanjut, Ajidar menjelaskan bahwa berorganisasi dalam Islam dapat dikatakan sebagai sebuah anjuran tetapi dengan catatan. Menurutnya, kriteria organisasi dan partai politik dalam Islam ada tiga yaitu, mengajak kepada kebaikan, mengajak untuk berbuat yang ma’ruf dan mencegah kemungkaran baik dalam bentuk lisan seperti ujaran kebencian maupun perbuatan dan perilaku-perilaku yang bertentangan.

Sedangkan menurut pakar komunikasi, ada tiga kebutuhan dalam kehidupan sosial. pertama need for achievement (kebutuhan untuk berhasil), ketika masuk kuliah tujuannya untuk berhasil, kedua need for affiliation (kebutuhan untuk berafiliasi) karena kita makhluk sosial kita butuh untuk orang lain dan tidak mungkin bisa mandiri, dan terakhir need for power (kebutuhan akan kedudukan) tetapi kebutuhan akan kedudukan di sini diterjemahkan sebagai kebutuhan mempengaruhi orang lain. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.