Generasi Muda Aceh Barat Belajar Seni Seumapa

oleh -16 views
Generasi Muda Aceh Barat Belajar Seni Seumapa, Jumat 15 Mei 2026. (BASAJAN.NET/HARIS MUNAWAR)
Generasi Muda Aceh Barat Belajar Seni Seumapa, Jumat 15 Mei 2026. (BASAJAN.NET/HARIS MUNAWAR)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Sebanyak 20 generasi muda di Kabupaten Aceh Barat mengikuti pembekalan seni Seumapa sebagai upaya melestarikan warisan budaya Aceh di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Barat tersebut dibuka langsung oleh penanggung jawab kegiatan, Nurul Fahmi, Jumat, 15 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembelajaran langsung dari Maestro Seumapa, Medya Hus, serta pelaku seni budaya Heri Maslijar dan Nana Noviana

Penanggung Jawab, Nurul Fahmi mengatakan, seni Seumapa bukan sekadar tradisi lisan, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya Aceh yang selama ini hadir dalam penyambutan tamu dan berbagai kegiatan adat.

Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar generasi muda tidak melupakan budaya daerahnya sendiri. Selain melatih keterampilan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembinaan kreativitas dan penguatan identitas budaya bagi anak muda di Aceh Barat.

“Tradisi lokal harus tetap hidup meski zaman terus berubah,” ujarnya.

Ia menilai, keterlibatan generasi muda menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan budaya Aceh di masa depan. Karena itu, peserta tidak hanya diajarkan teknik Seumapa, tetapi juga pemahaman tentang nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Nurul Fahmi berharap, peserta mampu menjadi generasi penerus yang dapat menjaga sekaligus memperkenalkan budaya Aceh kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia Seumapa, Saiful Amri menyebutkan, pelatihan yang berlangsung hingga 17 Mei 2026 tersebut diikuti oleh unsur mahasiswa, siswa, dan sanggar seni di Aceh Barat.

Ia menjelaskan, kegiatan itu merupakan bagian dari Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Program Layanan Produksi Bidang Kebudayaan Kategori Pendayagunaan Ruang Publik Tahun 2025 dengan tagline “Budaya Droe Beuget Ta Hiro”.

Selain pelatihan, kegiatan Seumapa juga meliputi kompetisi, dialog budaya bersama berbagai stakeholder, serta pementasan Seumapa dari Maestro Seumapa pada 18-20 Mei 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal seni Seumapa, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik, sehingga budaya Aceh tetap lestari,” kata Saiful Amri.

Selain itu, Pegiat Seni Budaya, Heri Maslijar mengatakan, pelatihan seni Seumapa sangat berguna untuk memantik kesadaran generasi muda untuk mencintai budaya seumapa dan mempraktikkan budaya seumapa sebagai warisan endatu Aceh yang sudah mulai terlupakan.

“Seumapa adalah kegiatan sangat luar biasa, kegiatan ini harus berlanjut, karena saat ini seumapa sudah langka dan sangat jarang kita jumpai,” ujar Heri Maslijar.

Ia berharap ke depan peserta dapat terus mempelajari budaya seumapa, dan mereka dapat menjadi penerus dari budayawan seumapa yang sudah berumur dan tidak memungkinkan lagi untuk seumapa.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.