Dukung Larangan Rayakan Tahun Baru MRI Adakan Zikir Akbar

oleh -1.188 views
Malam Amal MRI

BASAJAN.NET, Lhoksukon- Sebagai bentuk dukungan terhadap imbauan Pemerintah Aceh yang melarang perayaan tahun baru masehi, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Cabang Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, menggelar zikir akbar dan tausiah agama.

Kegiatan yang akan berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Teupin Punti, Selasa 31 Desember 2019 malam, juga dilakukan penggalangan donasi untuk Palestina.

Loading...

Ketua Panitia Teungku Andira Husen, dalam pernyataan tertulisnya kepada Redaksi Basajan.net, Senin 30 Desember 2019 mengatakan, kegiatan tersebut untuk mencegah hal-hal yang bertentangan dengan Syariat Islam di malam tahun baru. Seperti pesta kembang api, mercon atau petasan, meniup terompet, balap-balapan dan permainan (kegiatan) tidak bermanfaat lainnya.

“Mengajak masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bernilai amaliah di malam tersebut,” ujar Andira.

Andira melanjutkan, zikir akbar, tausiah agama dan penggalangan dana bagi Palestina dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan penyadaran bagi masyarakat tentang pentingnya rasa kepedulian terhadap sesama muslim.

“Mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak zikir, serta menyisihkan sedikit harta untuk meringankan beban saudara kita di Palestina,” sambungnya.

Rencananya, zikir akbar akan dipimpin langsung Teungku Jamaluddin Rasyid, pimpinan Zikir Al-Waliyah Lhokseumawe. Sedangkan tausiah akan disampaikan oleh Teungku Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb, sekaligus Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), M. Yusuf Abdul Wahab yang akrab dikenal Tusop.

Sementara itu, Ketua MRI Kecamatan Syamtalira Aron, Zul Azmi berharap, masyarakat dapat memberikan donasi terbaiknya bagi Palestina pada malam amal. Sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan penggalangan di beberapa tempat di Aceh Utara.

Ia menyampaikan, seluruh donasi yang diterima MRI Kecamatan Syamtalira Aron, nantinya akan diserahkan kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh untuk disalurkan ke Palestina.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *