Unisai Dorong Akses Terbuka Karya Ilmiah Lewat Repository Digital

oleh -64 views
Unisai Dorong Akses Terbuka Karya Ilmiah Lewat Repository Digital, Sabtu 28 Juni 2025. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)
Unisai Dorong Akses Terbuka Karya Ilmiah Lewat Repository Digital, Sabtu 28 Juni 2025. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Bireuen- Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (Unisai) mendorong keterbukaan karya ilmiah melalui Repository Digital. 

“Kedepan seluruh unit akademik akan diwajibkan mengunggah karya ilmiah, termasuk skripsi, tesis, laporan penelitian, dan publikasi dosen,” kata Rektor Unisai, Muhammad Abrar Azizi.

Hal itu disampaikan Azizi saat meluncurkan aplikasi repository digital sebagai langkah strategis mendukung keterbukaan akses ilmiah dan transformasi digital kampus di Aula Unisai, Sabtu 28 Juni 2025.

Azizi menjelaskan, repository bukan hanya sistem penyimpanan daring untuk karya ilmiah sivitas akademika, tapi juga bagian penting dalam akreditasi, peningkatan mutu, dan budaya akademik yang sehat.

Sementara itu, Aceh Library Consultant (ALC), Arkin saat mengenalkan tata kelola repository menyampaikan, melalui repository digital, setiap karya ilmiah mahasiswa dapat diakses secara daring dan penuh (full text) oleh publik, mendukung semangat open access dan integritas akademik.

“Ilmu itu untuk dibagikan, bukan disimpan. Repository adalah wajah keilmuan dan akademik kampus,” ujar Arkin.

Selain itu, Kepala Perpustakaan Unisai, Zulfahmi menjelaskan, sistem repository kampus bukan hanya menjawab tuntutan digitalisasi, tapi juga bentuk komitmen kampus terhadap keterbukaan dan penyebarluasan pengetahuan ilmiah kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh karya ilmiah mahasiswa terdokumentasi, mudah diakses, dan bebas dari plagiarisme,” tegasnya.

Zulfahmi menambahkan, peluncuran repository ini menjadi bagian dari visi Unisai sebagai kampus berbasis digital yang menjunjung keterbukaan, kolaborasi ilmiah, dan akuntabilitas akademik. 

“Selain sosialisasi, hari ini kita juga membekali dosen dan pengelola perpustakaan terkait workshop pengelolaan dan pemanfaatan repository, mulai dari pembuatan akun hingga upload karya ke dalam sistem repository,” tambah Zulfahmi.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.