Perguruan Tinggi Punya Peran Penting Cegah Korupsi

oleh -1.105 views
PhotoPictureResizer 191126 213116058 crop 3020x1753 1510x877
Deputi Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Layanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masagung Dewanto. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Deputi Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Layanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Masagung Dewanto menilai, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi sangat penting. Salah satunya melakukan upaya pencegahan. 

Loading...

“Negara-negara yang tingkat korupsinya rendah, pasti kualitas pendidikan bagus,” sebut Masagung, Selasa 26 November 2019, pada kuliah umum yang diadakan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Masagung mengatakan, pembelajaran anti korupsi di perguruan tinggi dapat diimplementasikan melalui orientasi kampus, edukasi dan kampanye. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan materi pendidikan anti korupsi untuk perkuliahan, melalui muatan kurikulum pendidikan anti korupsi.

“KPK sudah menyusun buku ajar pendidikan antikorupsi dengan Kementerian Ristek Dikti,” katanya.

Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang sudah mengakar dan meluas di kalangan masyarakat saat ini. Karenanya, diperlukan kesadaran dari semua pihak untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap terjadinya tindak pidana korupsi.

Ia menyampaikan, sejauh ini, upaya pencegahan korupsi yang dilakukan KPK melalui perbaikan sistem tata kelola pemerintahan. 

Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Syahbuddin mengatakan, korupsi menjadi wabah bagi bangsa. Salah satu cara yang harus ditempuh untuk memberantas masalah korupsi, dengan pendidikan karakter dan akhlak.

Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Pendidikan Antikorupsi menjadi salah satu mata kuliah wajib diajarkan kepada mahasiswa setiap perguruan tinggi.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *