BASAJAN.NET, Aceh Besar- Illiza Sa’aduddin Djamal mengajak orangtua agar melek tekonologi informasi dan mengikuti setiap perkembangannya. Hal itu untuk memudahkan orangtua dalam mengontrol dan mendidik anak-anak generasi penerus bangsa.
“Sehingga menjadi anak saleh yang berbakti kepada orang tua dan berguna bagi agama, masyarakat, dan bangsa,” ujar Illiza.
Hal itu disampaikan Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi narasumber Parenting bagi orang tua murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Jihad, Gampong Kuta Karang Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar, Sabtu, 31 Juli 2021.
Menurut Illiza, di era revolusi industry 4.0 ini, semua informasi sangat mudah didapatkan oleh anak-anak. Terlebih sebagian orang tua saat ini, telah membiarkan anaknya menggunakan perangkat komunikasi tanpa control.
“Melalui gadget, anak-anak dapat memperoleh berbagai macam informasi, ini sangat berbahaya jika tidak didampingi orang tua,” tekannya.
Dalam paparannya, Anggota DPR RI periode 2019-2024 asal Aceh itu, mengingatkan tentang peran orang tua dalam mendidik anak mulai dalam kandungan. Dimana para orangtua, perlu melatih kesabaran dan harus sering melakukan kebaikan-kebaikan, salah satunya memperbanyak membaca ayat-ayat Al-Quran.
Illiza menyampaikan, orang tua merupakan madrasatul ula, yakni sekolah pertama bagi anak-anaknya. Artinya, pendidikan yang pertama sekali didapatkan seorang anak adalah dari ibunya. Sejak dalam kandungan, hingga lahir dan tumbuh besar.
Karenanya, lanjut Illiza, dalam memberikan pendidikan kepada anak, orang tua agar memberi contoh teladan dengan melakukan dan menggunakan perkataan yang baik dan positif.
“Sebab perkataan orang tua merupakan doa,” ucapnya anggota DPR RI Fraksi PPP.
Sementara itu, Kepala Satuan PAUD Al-Jihad, Nurul Azmi mengatakan, kegiatan Perenting tersebut merupakan rutinitas yang dilakukan sekolah dalam rangka memberikan tambahan ilmu dan wawasan bagi orangtua tentang pengasuhan anak.
Nurul menyampaikan, kegiatan ini melibatkan seluruh orang tua murid, dilaksanakan dua sampai tiga kali dalam satu semester. Bentuk kegiatannya macam-macam, salah satunya dengan menghadirkan narasumber yang kompeten untuk memberikan ilmu dan berbagi pengalaman kepada orang tua tentang pengasuhan anak.
“Agar anak dapat diasuh dengan baik, sehingga tumbuh dan berkembang dengan maksimal,” ujarnya.
Sejak berdiri pada 2003 silam, PAUD Al-Jihad terus melakukan berbagai aktivitas pembelajaran dan kegiatan lainnya. Pada Parenting kali ini, diikuti 200 peserta, terdiri dari orang tua, murid, guru dan sejumlah undangan dari unsur Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar, pengurus Yayasan, serta perangkat Gampong Kuta Karang.
Diakhir kegiatan, Illiza juga menyerahkan secara simbolis sejumlah alat permainan edukatif (APE) atau bantuan sarana pembelajaran kepada PAUD Al-Jihad, yang diusulkan melalui Kemdikbud RI beberapa bulan lalu.[]




