BASAJAN.NET, Banda Aceh- Sebanyak 4.399 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun akademik 2021/2022. Kegiatan tersebut berlangsung 26-28 Agustus 2021 secara daring (dalam jaringan).
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Ar-Raniry, Saifullah Idris mengatakan, kegiatan PBAK UIN Ar-Raniry tahun 2021 dilakukan secara daring, dimana para mahasiswa baru mengikutinya dari rumah masing-masing. Hal itu dikarenakan, kondisi pandemic COVID-19 yang belum reda.
Saifullah menyampaikan, sebagai agen perubahan, mahasiswa harus dapat berfikir kreatif dan inovatif dalam mencari peluang-peluang cerdas di era 4.0 ini, walau dalam masa pandemi COVID-19.
“Kita perlu memikirkan alternatif-alternatif yang brillian, agar dapat bersaing dan berkiprah secara lebih nyata,” ujarnya.
Saifullah menuturkan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mahasiswa dapat melakukan berbagai perubahan ke arah yang positif. Mulai dari cara berpikir, hingga bertidak. Sebagai mahasiswa UIN Ar-Raniry, ada banyak nilai yang dipelajari, dimiliki, didalami dan dipraktikkan dalam kehidupan.
Di samping nilai-nilai Islami, nilai kebangsaan dan keuniversalan, juga nilai dan tujuan serta cita-cita dari pendiri kota pelajar Darussalam, yaitu membentuk manusia baru yang berjiwa besar, berpengetahuan luas dan berbudi luhur.
Ia meyakini, bila semua nilai tersebut dapat dijalankan, maka mahasiswa UIN Ar-Raniry akan menjadi insan dengan wawasan keilmuan yang rahmatan lil ‘alamin, serta berpikir moderat dalam menghadapi dunia global.
Sementara itu, Ketua Panitia PBAK UIN Ar-Raniry 2021, Syahminan menyebutkan, selama PBAK berlangsung, kegiatan secara umum dibagi tiga, yakni pada hari pertama ditingkat Universitas, hari kedua ditingkat Fakultas dan pada hari ketiga ditingkat masing-masing program studi, dilanjutkan dengan penutupan.
Syahminan mengatakan, selama PBAK, mahasiswa baru akan diperkenalkan beberapa hal, antara lain info layanan akademik kampus, materi perpustakaan, tentang organisasi kemahasiswaan, info ma’had Jamiah, serta beberapa materi lainnya.
Pada hari pertama PBAK, mahasiswa baru diberikan materi tentang wawasan kebangsaan disampaikan oleh Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kakanwil Kemenag Aceh, serta beberapa materi lainnya.[]







