Waket STAIN Sebut Tiga Ciri Mahasiswa Sukses

oleh -843 views
PhotoPictureResizer 191119 165900536 crop 1729x967
Wakil Ketua bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Erizar. (BASAJAN.NET/JM)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Erizar menyebutkan, tiga ciri mahasiswa sukses dalam melaksanakan studinya. Pertama, memiliki prestasi akademik yang baik. Kedua, prestasi non akademik yang banyak dan ketiga, taat aturan.

Hal tersebut diungkapkan Erizar saat membuka Pekan Aneuk STAIN (PAS), yang diadakan Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, di halaman kampus setempat, Senin, 19 November 2019.

Loading...

Dalam kesempatan tersebut, Alumni Arkansas University Amerika Serikat ini menjelaskan, memiliki prestasi akademik yang baik merupakan bentuk tanggung jawab mahasiswa dalam mengenyam pendidikan. Mahasiswa setidaknya harus memiliki indeks prestasi yang stabil pada kategori baik.

“Hal ini berkaca pada permintaan dunia kerja, yang menuntut calon pelamar harus memiliki indeks prestasi yang tinggi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Erizar, prestasi non akademik juga tak kalah penting sebagai penunjang kreativitas mahasiswa. Prestasi non akademik nantinya akan memberikan nilai tambah bagi kompetensi mahasiswa.

“Kecakapan-kecakapan yang tidak didapat dalam proses perkuliahan, bisa diraih melalui kegiatan non akademik,” ujarnya.

Erizar menambahkan, kedua prestasi tersebut harus dibarengi dengan ketaatan mahasiswa terhadap peraturan kampus. Mahasiswa harus senantiasa menjaga nama baik almamater, serta menjadi contoh akhlakul karimah di masyarakat.

Ia berharap, kegiatan yang dilaksanakan DEMA dapat menanamkan nilai-nilai kreatifitas dan sportifitas yang tinggi. 

“Kalah dan menang adalah hal yang biasa. Junjung tinggi sportifitas,” pesannya.

Sementara itu, Kasdim 0105 Aceh Barat, Budi Suwandi yang hadir sebagai undangan dalam peresmian stan dan pameran pada kegiatan tersebut menyampaikan, setiap mahasiswa harus memiliki rasa optimis dalam meraih apa yang diinginkan.

Ia mencontohkan dirinya yang memegang teguh prinsip optimis, kala menjalani tes sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia.

“Prinsipnya kalau orang lain bisa, kita pun bisa,” tegasnya.[]

 

WARTAWAN: ARISKI SEPTIAN

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *