UIN Ar-Raniry Perkuat Jejaring PSGA

oleh -693 views
PSGA
FOTO: BASAJAN.NET/NAT RIWAT/HUMAS UIN

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, menggelar pertemuan jejaring dan penguatan kapasitas pengurus Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) dan Pusat Studi Wanita (PSW) perguruan tinggi se-Aceh. Pertemuan berlangsung di ruang sidang LP2M kampus setempat, 4-5 Maret 2020.

Ketua PSGA UIN Ar-Raniry, Nashriyah mengatakan, pertemuan jejaring PSGA/PSG/PSW se-Aceh tersebut dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang difokuskan pada publikasi ilmiah. Selain itu, juga untuk menguatkan jejaring forum PSGA/PSG/PSW se-Aceh.

Loading...

Menurutnya, pertemuan itu merupakan langkah strategis untuk menggalang kekuatan bersama, sharing knowledge dan memperkuat eksistensi Forum PSGA/PSW/PSG, yang menjadi forum afiliasi di seluruh Aceh.

“Dengan harapan, kekuatan ini akan berdampak pada penguatan seluruh lembaga anggotanya,” ujar Nashriyah.

Pertemuan itu diikuti 30 peserta dari perwakilan PSGA dan PSW Ar-Raniry, PRG Unsyiah, Pusdigama Unmuha, PSW Serambi Mekkah, PSW Unigha, PSG Unimal, PSGA IAIN Lhokseumawe. PSGA UTU, PSGA STAIN Dirundeng Meulaboh, PSGA STAIN Gajah Putih, PSGA IAIN Langsa, unsur DP3A Provinsi Aceh dan perwakilan Bappeda Provinsi Aceh.

Nashriyah mengatakan, selama dua hari, peserta dibekali berbagai materi, antara lain teknik penulisan karya ilmiah responsif gender, praktik atau review dan revisi, serta presentasi karya ilmiah peserta. Kegiatan dipandu oleh Mufidah, praktisi gender dan ketahanan keluarga, guru besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

“Diakhir kegiatan, disusun struktur dan mekanisme forum untuk penguatan jejaring serta rencana tindak lanjut penguatan jejaring dan forum PSGA/PSW/PSG/PRG se-Aceh,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembangaan UIN Ar-Raniry, Gunawan Adnan mengatakan, siap mendukung keberlangsungan program-program unggulan dari PSGA UIN Ar-Raniry. Menurutnya, peran lembaga ini sangat diharapkan oleh masyarakat, terutama dalam memberikan advokasi kepada pihak-pihak yang menjadi korban dengan berbagai kasus.

Ia berharap, dengan terbentuknya forum PSGA atau PSW se Aceh, dapat melahirkan program-program dengan perencanaan yang matang, terutama berkaitan dengan apa yang banyak dialami oleh masyarakat.

“Saat ini kekerasan dalam keluarga sangat sering terjadi. Untuk itu, peran lembaga ini sangat diharapkan dalam memberikan advokasi kepada mereka,” ujarnya.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *