STAIN Meulaboh Buka PMB Jalur Mandiri 2020

oleh -266 views
pmb mandiri stain meulaboh
Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Inayatillah. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun 2020, melalui Jalur Mandiri. Ini merupakan jalur terakhir dari seluruh proses penerimaan mahasiswa baru di kampus itu.

Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan, Herman, Sabtu, 11 Juli 2020 mengatakan, penerimaan mahasiswa baru (PMB) jalur mandiri tahun 2020 merupakan tahapan akhir dari dari tiga jalur yang disediakan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

Loading...

“Jalur ini untuk memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa baru agar bisa mendaftar di kampus kebanggaan masyarakat Barat Selatan (Barsela) Aceh itu,” ujarnya.

Herman menyampaikan, untuk jalur Mandiri STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh menyediakan kuota pendaftaran bagi 420 mahasiswa baru. Pendaftaran dimulai 23 Juli sampai 08 Agustus 2020. Tes tulis dan wawancara tanggal 12 Agustus 2020. Pengumuman kelulusan tanggal 18 Agustus 2020.

Untuk pendaftaran, calon mahasiswa dapat mengakses link website https://staindirundeng.ac.id/jalur-mandiri atau menghubungi panitia PMB tiap hari kerja.

Pada jalur Mandiri ini, lanjut Herman, calon mahasiswa baru juga sudah dapat memilih Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), di bawah Jurusan Tarbiyah dan Keguruan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh.

“Tadris Bahasa Inggris merupakan prodi baru yang mulai dibuka pendaftaran tahun ini,” terangnya.Herman mengatakan, pada jalur Mandiri calon mahasiswa baru memiliki kesempatan lebih besar untuk lulus, dibanding dua jalur sebelumnya, yaitu SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN.

Sementara itu Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Inayatillah berharap, antusiasme calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh mencapai target.

Ia menyampaikan, pelaksanaan PMB jalur mandiri tetap mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan untuk mengantisipasi penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).[]

 

WARTAWAN: MULIADI

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *