Selasa Sore Sebelum Rabu Abu

oleh -262 views

Karya: Nurmeli*

Di batas kota
Cuaca tak bertuah
bersandar pada senja gerah
Barangkali kini ingatan hanya sebatas papan iklan
Saling silang membingungkan

Senja menghalang pandang
Pada kejauhan
Lalu lalang keramaian
Kabut asap menyusutkan diri seperti racun membuat mata rabun

Bukan kuning sebab membayang terang
Bukan pula merah yang kadang membuatmu terbakar

Di kota ini,
Kuperdengarkan padamu
Tentang cerita yang pernah lupa atau sengaja dilewatkan
Dalam dingin tanpa suara atau diam yang disembunyikan

Lagi, ini tentang senja yang selalu manis
meski nanar pada jingganya
Meski kemerahan liar dilangit cerah membiarkan bayang hilang

Walau senja yang lenyap
meninggalkan bekas dipelupuk mata
Suatu hari akan dirindukan
Ketika senja tenggelam dan tak akan kembali pulang


*Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *