PSGA Unit Strategis di Perguruan Tinggi

oleh -217 views
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Gunawan Adnan (kiri). (BASAJAN.NET/NAT RIWAT).

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), dianggap sebagai salah satu unit strategis di perguruan tinggi. Terlebih lembaga ini fokus pada pengembangan kapasitas dosen di bidang gender dan anak.

“Lembaga ini sangat strategis yang ada di kampus,” ujar Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Gunawan Adnan, Selasa, 2 Maret 2021.

Hal itu disampaikan Gunawan saat membuka blend workshop pelatihan penulisan karya tulis ilmiah berbasis pengabdian bagi dosen di perguruan tinggi.

Kegiatan itu diadakan PSGA dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, di Ruang Multimedia Gedung ICT Center kampus setempat.

Selain itu, juga melibatkan Pusat Studi Wanita (PSW) dan Pusat Studi Gender se-Aceh, serta Prodi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Ar-Raniry.

Gunawan menyampaikan, banyak hal yang dapat dilakukan PSGA terkait isu gender dan anak, terutama dalam bidang penelitian berbasis pengabdian.

“Hasil dari penelitian tersebut dapat melahirkan karya ilmiah dengan sistem kolaborasi antara PSGA atau PSW se Aceh, yang nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Gunawan.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan jejaring dengan berbagai pihak, baik ditingkat nasional maupun internasional.

“Pimpinan UIN Ar-Raniry, siap mendukung program-program yang sifatnya membangun dan dapat bermanfaat bagi lembaga dan masyarakat,” tekan Gunawan.

Sementara itu, Kepala PSGA UIN Ar-Raniry, Nashriyah mengatakan, kegiatan tersebut untuk menginisiasi pengabdian kolaborasi antar PSGA/PSW/PSG se Aceh yang berorientasi publikasi ilmiah. Sekaligus memetakan peluang kolaborasi pengabdian antar PSGA/PSW/PSG se Aceh.

“Secara khusus, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan terkait publikasi ilmiah berbasis pengabdian,” lanjutnya.

Kegiatan yang berlangsung 2-3 Maret 2021, dirancang dalam bentuk Blend Workshop, kombinasi secara daring (online) dan luring (offline). Diikuti 35 peserta perwakilan dosen UIN Ar-Raniry, DP3A, P2TP2A, Flower, KPPA, Balai Syura Ureung Inong Aceh dan PSGA/PSW/PSG se-Aceh. 

Pelatihan diisi oleh Guru Besar Antropologi UGM Yogyakarta, Irwan Abdullah, Kementerian Agama RI, Mahrus dan Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sahidal Kastri. []

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.