Peserta Gagal Ujian PMB Lokal UIN Ar-Raniry Boleh Ulang

oleh -109 views
Peserta Gagal Ujian PMB Lokal UIN Ar-Raniry Boleh Ulang
Pimpinan UIN Ar-Raniry sedang memonitoring proses pengawasan yang dilakukan oleh tim pengawas pada pelaksanaan ujian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Lokal, Sabtu 6 September 2020, di Ruang ICT Center UIN Ar-Raniry Kopelma Darussalam Banda Aceh. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Lokal tahun 2020 Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, memberikan kesempatan bagi peserta yang gagal mengikuti ujian karena berbagai kendala. Ujian ulang akan berlangsung pada 8-9 September 2020.

Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Ar-Raniry, Syabuddin mengatakan, PMB lokal UIN Ar-Raniry digelar dengan menggunakan sistem seleksi elektronik (SSE).

Loading...

Setiap peserta mengikuti ujian dari tempat atau rumah masing-masing, dengan menggunakan perangkat laptop atau komputer untuk menjawab soal dan perangkat gawai/smartphone untuk pengawasan virtual, melalui aplikasi Zoom (zoom meeting).

Syabuddin menyampaikan, secara umum proses ujian yang berlangsung 5-7 September 2020, berjalan baik dan sesuai dengan yang ditargetkan. Namun ada sebagian peserta yang terkendala disebabkan kondisi tertentu, seperti bencana alam dan listrik padam.

“Maka dapat mengajukan ujian ulang kepada panitia melalui link atau call center,” ujarnya, Senin, 7 September 2020.

Syabuddin menyebutkan, jumlah peserta yang mengikuti ujian jalur PMB lokal UIN Ar-Arraniry sebanyak 2.764 orang. Keseluruhan peserta dibagi menjadi tujuh sesi ujian dan per-sesi diikuti 400 peserta. Pengawasan dilakukan melalui perangkat yang telah ditentukan, setiap pengawas mengawasi 20 peserta.

Tahun 2020, lanjut Syabuddin, daya tampung keseluruhan UIN Ar-Raniry sebanyak 4.035 mahasiswa, untuk 42 Prodi S1 yang ada. Pada jalur PMB lokal, pihaknya akan menerima 30 persen dari keseluruhan daya tampung.

Hasil SSE PMB Lokal ini akan diumumkan pada 14 September 2020, dapat diakses melalui website pendaftaran.

Ia menambahkan, PMB lokal atau Mandiri merupakan jalur terakhir penerimaan mahasiswa yang tersedia di UIN Ar-Raniry. Setelah sebelumnya juga dibuka jalur nasional, SPAN-PTKIN dan UMPTKIN di bawah Kementerian Agama, serta jalur SNM-PTN dan SBM-PTN di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Walau jalur Mandiri, biaya kuliah atau UKT tetap sama dengan jalur nasional, tidak dibedakan dan tidak ada penambahan dana pembangunan,” jelasnya.

Kepala Bagian Akademik, Fadhli menyampaikan, peserta yang gagal mengikuti ujian PMB Lokal disebabkan oleh bencana alam, padam listrik atau hal lain, maka dapat membuat pengaduan kepada panitia memalui aplikasi yang telah disiapkan.

Peserta dapat mengakses link pengaduan atau call center +6282292019081/+6282370804528 (Telpon/WhatsApp/Telegram).

Fadhli mengatakan, aduan peserta nantinya akan diverifikasi oleh panitia terhadap bukti yang dilampirkan. Apabila memenuhi kriteria, maka peserta akan dibenarkan untuk mengikuti ujian ulang dan informasi tersebut dapat dilihat pada dashboard akun masing-masing.

“Pengaduan hanya dapat dilakukan setelah sesi ujian selesai pada hari yang sama mengikuti ujian,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator SSE PMB Lokal 2020 UIN Ar-Raniry, Ghufran Ibnu Yasa menyebutkan, adapun ketentuan pengaduan untuk ujian ulang antara lain, kerusakan jaringan internet dari pihak provider selama masa sesi ujian berlangsung. Hal itu harus dibuktikan dengan data/berita dari instansi, lembaga yang berwenang atau media massa/elektronik yang dapat dipercaya.

Ketentuan lainnya, dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 oleh lembaga yang berwenang selama masa ujian berlangsung. Mengalami musibah yang mengakibatkan terhalangnya melakukan aktivitas ujian, dibuktikan melalui surat resmi dari instansi berwenang dan foto kejadian.

Ghufran menambahkan, untuk mekanisme pelaporan, peserta yang mengalami salah satu dari kondisi force majure, dapat menyampaikannya melalui heldesk panitia pada hari yang sama setelah sesi ujian yang diikuti. Dengan mengisi formulir klik di sini.

Informasi selengkapnya dapat dilihat pada pengumuman atau dashboard peserta dengan klik menu ketentuan force majure. []

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *