Pemuda Gayo Salurkan 7 Ton Bantuan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

oleh -227 views
Pemuda Gayo Salurkan 7 Ton Bantuan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah
Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh dan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA), menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Rabu, 17 Desember 2025. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA).

BASAJAN.NET, Banda Aceh— Sebanyak 50 relawan dari Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh dan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA), menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Rabu, 17 Desember 2025.

Relawan membawa total sekitar tujuh ton bantuan hasil donasi masyarakat. Bantuan tersebut terdiri atas 1,5 ton beras, mi instan, minyak goreng, air mineral, sarden, obat-obatan, serta pakaian untuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak.

Seluruh bantuan akan disalurkan langsung ke lokasi terdampak, yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses pangan.

Pelepasan tim relawan dilakukan pada Rabu pagi di Banda Aceh. Kegiatan ini turut dihadiri Monalisa, akademisi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, sekaligus relawan kebencanaan di Forum Pengurangan Risiko Bencana Aceh (FPRBA).

Ia mengapresiasi langkah cepat para pemuda Gayo yang memilih turun langsung membantu korban.

“Ini bentuk kepedulian nyata anak muda yang patut diapresiasi. Mereka berani menembus jalur sulit demi membantu kampung halamannya.

Monalisa berharap, semangat para pemuda Gayo menjadi contoh bagi pemuda Aceh lainnya untuk membantu masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam menghadapi krisis pangan pascabencana.

Ketua HPBM Banda Aceh, Sulthaanika Arta Noga mengatakan, pengiriman bantuan dipercepat karena kebutuhan warga sudah sangat mendesak. Selain logistik yang dinilai cukup, tim relawan juga telah menyiapkan armada berupa satu truk colt diesel dan satu mobil boks.

“Banyak warga mulai kesulitan mendapatkan makanan akibat akses yang terputus. Karena itu, bantuan ini harus segera sampai,” kata Sulthaanika.

Sementara itu, Ketua IPPEMATA, Farhan Ananda menyampaikan, kondisi jalan menuju sejumlah desa masih rusak parah. Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkah para relawan.

“Jika kendaraan tidak bisa melintas, kami siap berjalan kaki untuk melansir bantuan agar benar-benar sampai ke tangan warga,” ujarnya.[]

==================================

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.