Menag Ingin UIN Ar-Raniry Terintegrasi Sains

oleh -1.024 views
PhotoPictureResizer 191118 222546894 crop 1208x644
Menteri Agama RI Fachrul Razi menandatangani prasasti gedung baru UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin 18 November 2019. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Kementerian Agama RI ingin menjadikan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry sebagai kampus unggul, yang membanggakan dengan integrasi Islam dan sains. “Sains itu luar biasa pentingnya bagi kita semua,” ujar Menteri Agama Fachrul Razi.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Agama usai meresmikan dua gedung baru UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin 18 November 2019. Kedua gedung yang diresmikan yaitu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan dan Laboratorium terpadu. 

Loading...

Fachrul Razi mengatakan, salah satu kunci utama dari keberhasilan UIN Ar-Raniry karena selalu menjaga persatuan, memperbanyak sinergi dan kolaborasi. Ia berpesan kepada seluruh civitas akademika UIN Ar-Raniry, agar selalu bergandengan tangan, bersama-sama mengembalikan kejayaan peradaban Islam melalui dunia pendidikan.

“Bukan saling mencaci, menebar fitnah atau mencari kelemahan, yang pada akhirnya menghancurkan peradaban umat islam itu sendiri,” tekannya.

Menurut Fachrul Razi, sebagai salah satu perguruan tinggi Keagamaan Islam tertua di Indonesia, yang saat ini genap berusia 56 tahun, sudah selayaknya UIN Ar-Raniry melesat lebih cepat lagi dan unggul secara nasional dan Asia Tenggara. Sehingga menjadi destinasi masyarakat dunia.

Ia menilai, UIN Ar-Raniry akan menjadi barometer bagus tidaknya ajaran Islam di Indonesia. Di mana ketika orang melihat Islam di Indonesia, maka Aceh menjadi daerah pertama kali yang akan dilihat.

“Mari kita fokuskan UIN Ar-Raniry untuk sinergitas dalam rangka memajukan pendidikan Islam,” ajaknya. 

Fachrul Razi mengatakan, UIN Ar-Raniry memiliki peluang yang sangat bagus untuk memanfaatkan kemajuan iptek di masa akan datang. Karenanya ia berharap, pimpinan UIN Ar-Raniry dapat mengakselerasikan gedung yang baru diresmikan tersebut, dalam menciptakan peluang dan menjawab tantangan revolusi industri 4.0.

“Sebab untuk pembelajaran ke depan, akan banyak berbasis aplikasi,” ujarnya mengingatkan.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Warul Walidin AK menyampaikan, dua gedung tersebut dibangun dengan meng­gu­nakan pembiayaan APBN tahun 2018, yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN-PBS).

Warul mengatakan, tahun 2019, UIN Ar-Raniry kembali menerima pembangunan gedung dengan dengan pembiayaan dari SBSN, yaitu pembangunan gedung ruang kuliah umum (RKU). Saat ini gedung tersebut dalam proses pengerjaan. 

Ia berharap, dengan bertambahnya berbagai fasilitas di UIN Ar-Raniry, akan menjadi semangat baru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Serambi Mekkah. 

“Target kita ke depan adalah menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai salah satu PTKIN yang berbasis integrasi dan interkoneksitas keilmuan Islam, sains modern dan wawasan kebangsaan,” ujar Warul.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Agama Fachrul Razi bersilaturahmi dengan tokoh dan ulama Aceh beserta ASN UIN Ar-Raniry, di Auditorium Ali Hasjmy Banda Aceh.

Peresmian dua gedung tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi dan Rektor UIN Ar-Raniry, Warul Walidin didampingi Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, bersama para Wakil Rektor UIN Ar-Raniry.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *