Media Sosial Tantangan Baru Pustakawan

oleh -103 views
IPI Aceh
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia, Teuku Syamsul Bahri, SH MSi melantik Pengurus IPI Aceh, Selasa 6 April 2021 di hotel Kyriad Banda Aceh. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Media sosial menjadi tantangan dan peluang baru bagi perpustakaan dan pustakawan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Kemudahan akses, ketersediaan koleksi digital dan jejaring sosial merupakan bagian dari aktivitas komunitas pemustaka di dunia maya.

Loading...

“Munculnya teknologi media sosial, telah menciptakan cara-cara baru untuk mencari dan berbagi informasi oleh penggunanya,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), Teuku Syamsul Bahri.

Hal itu disampaikan Syamsul Bahri saat melantik Pengurus Daerah (PD) IPI Aceh Periode 2021-2024, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Selasa, 6 April 2021.

Syamsul Bahri menyampaikan, IPI merupakan perkumpulan berbadan hukum yang didirikan oleh para Pustakawan untuk mengembangkan profesionalitas kepustakawanan. Penguatan kelembagaan IPI diatur dalam Undang-undang Nomor 43 tahun 2007. 

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edi Yandra berharap, IPI dapat menjadi organisasi tempat bernaung para pustakawan yang dinamis, professional, independen dan mandiri, serta mampu memberikan perlindungan profesi bagi para pustakawan.

Edi menyampaikan, IPI Aceh harus mampu menyumbangkan pemikiran dan ikut ambil bagian dalam penyusunan konsep kompetensi dan sertifikasi pustakawan sebagaimana dimaksudkan oleh undang-undang.

Sementara itu, Ketua PD IPI Aceh Nazaruddin Musa mengatakan, pihaknya memiliki amanah dan tanggung jawab untuk meningkatkan kapasitas kompetensi para pustakawan/pengelola perpustakaan. 

“Sehingga keberadaan dan eksistensi organisasi IPI dapat dirasakan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat,” kata Nazaruddin.

Nazaruddin menyampaikan, di bawah kepemimpinannya IPI Aceh akan fokus pada diseminasi organisasi, pendidikan dan pelatihan, penguatan literasi. Pembinaan dan pengabdian, kerjasama lintas sektoral, penelitian dan publikasi, ajang kreativitas serta pendampingan untuk kegiatan akreditasi, sertifikasi dan advokasi.

“Saya berharap dukungan dan kontribusi para pengurus dan mitra kerja untuk membantu kepengurusan dalam mewujudkan delapan program prioritas saya selama memimpin organisasi ini ke depan,” kata Pustakawan terbaik Nasional itu.

Adapun mereka yang dilantik dan dikukuhkan masing-masing, Nazaruddin Musa sebagai Ketua, Wakil Ketua Tgk. Nurul Kemala Hayati, Sekretaris Nurhayati Ali Hasan, Bendahara Sri Mayanova dan Arkin sebagai Wakil Sekretaris, serta sejumlah pengurus lainnya dengan berbagai bidang.

Pelantikan Pengurus PD IPI Aceh juga dirangkai dengan Webinar Nasional Peningkatan Kompetensi Pustakawan untuk Penguatan Literasi Masyarakat dalam Upaya Mensukseskan Program Aceh Carong Menuju Indonesia Maju 2045.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *