Kepala dan Operator KUA Aceh Barat Dilatih Pelayanan Berbasis Digital

oleh -31 views
C646F04B 07F3 4E06 A366 7DC67CD6ED34
kepala dan operator Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Aceh Barat dilatih pelayanan berbasis digitalisasi, Selasa 4 Mei 2021. (BASAJAN.NET/RAHMAT TRISNAMAL)

BASAJAN.NET, Meulaboh – Sejumlah kepala dan operator Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Aceh Barat dilatih pelayanan berbasis digitalisasi. Kegiatan yang diikuti oleh 24 peserta tersebut berlangsung di aula Panti Asuhan Suci Hati Meulaboh, Selasa 4 Mei 2021.

Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Jakfar mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kinerja dan layanan digitalisasi pada Kantor Urusan Agama (KUA) secara efektif dan efisien.

Loading...

Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara faktual dan dinamis, pemerintah mengamanatkan melalui undang-undang nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik.

Dalam aturan tersebut mengharuskan penyelenggara negara harus memiliki sistem memberikan kemudahan, kecepatan, kepastian dan transparansi terhadap pemenuhan kebutuhan pelayanan baik berupa barang, jasa maupun pelayanan administrasi kepada publik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar menyampaikan, Kantor Urusan Agama (KUA) harus menyesuaikan kinerja dan pelayanan dengan perkembangan teknologi yang ada. Saat ini setiap pelayanan kepada masyarakat sangat dituntut untuk menggunakan digitalisasi.

Khairul berharap, setiap satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat harus mampu mengoperasikan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik dalam melakukan proses administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jika masih ada proses yang belum bersifat online, mulai sekarang harus mulai diterapkan,” tambahnya.

Khairul mengimbau, setiap peristiwa nikah, Kantor Urusan Agama (KUA) harus segera mengupdate data tersebut secara online, agar data tersebut mudah untuk diakses oleh masyarakat.

Adapun materi pada bimbingan teknis tersebut yaitu, Data Kependudukan dan Layanan Publik Terintegrasi yang disampaikan oleh pihak Disdukcapil Aceh Barat, dan Teknis Pengarsipan Data Berbasis Digital disampaikan oleh pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.[]

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *