Warul Ingatkan Peserta CPNS Tak Terpengaruh Tawaran Kelulusan

oleh -99 views
Warul Ingatkan Peserta CPNS Tak Terpengaruh Tawaran Kelulusan
Proses pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019 UIN Ar-Raniry, di Gedung ICT, Senin, 14 September 2020. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT).

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Warul Walidin AK mengingatkan, peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tidak terpengaruh dengan tawaran kelulusan dari pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Sebab proses seleksi dilakukan dengan sistem yang baik.

“Ikuti seleksi dengan baik dan serius, sehingga hasilnya sesuai dengan harapan,” pesan Warul, saat memonitoring lokasi tim penguji Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di ICT Center UIN Ar-Raniry, Senin, 14 September 2020.

Loading...

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, mulai mengikuti serangkaian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Ujian akan berlangsung 14-22 September 2020, diikuti 107 peserta.

Warul mengatakan, tim penguji yang dipilih telah diseleksi dan dinilai memiliki integritas, obyektif, profesional dan mereka telah menandatangani pakta integritas.

Selain itu, Warul berpesan, para peserta selalu menjaga kesehatan, sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian tes yang dilakukan.

“Ikuti sepenuhnya tata tertib yang telah ditatapkan pihak panitia,” ucapnya.

Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian UIN Ar-Raniry, Marzuki menyebutkan, keseluruhan peserta CPNS UIN Ar-Raniry mengikuti ujian di lokasi tes yang telah dipilih masing-masing pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten/Kota.

“Mereka memilih sendiri lokasi tes yang terdekat dengan domisili,” terang Marzuki.

Untuk tim penguji, lanjut Marzuki, dipusatkan di Laboratorium Komputer gedung Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Ar-Raniry atau ICT Center. Untuk media ujian, penguji terkoneksi langsung dengan peserta yang tersebar di lokasi Kemenag kabupaten/kota dengan sistem daring melalui aplikasi Zoom.

Ia menrincikan, peserta SKB CPNS UIN Ar-Raniry formasi 2019 tersebut, terdiri dari 85 dosen, dua arsiparis, satu laboran pendidikan, satu pranata humas, sembilan pranata komputer dan Sembilan pustakawan.

Adapun materi tes, terdiri dari praktik kerja yang berlangsung pada 14-17 September 2020, psikotes dilaksanakan pada 18 September 2020 dan wawancara akan dilaksanakan pada 19-22 September 2020.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *