Tingkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Kepala KUA Aceh Barat Dapat Bimtek

oleh -204 views
IMG 20200709 195732 compress5
Kepala Kantor Kemenag Aceh Barat, Khairul Azhar saat membuka kegiatan Bimtek BOP, Kamis 9 Juli 2020. (BASAJAN.NET/RAHMAT TRISNAMAL)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Sebagai upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran Biaya Operasional (BOP), kepala dan operator Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Aceh Barat, mendapatkan Bimbingan Teknis (Bimtek), Kamis, 9 Juli 2020.

Ketua Panitia, Nurul Hadi mengatakan, Bimtek tersebut dilaksanakan sebagai pedoman bagi pengelola BOP di KUA Kabupaten Aceh Barat dalam melayani masyarakat.

Loading...

Dengan begitu, dapat terwujud pengelolaan anggaran BOP yang tepat prosedur, tepat guna, tepat jumlah, tepat sasaran, serta tepat waktu, sesuai dengan penggunaan kebutuhan KUA.

“Agar terwujudnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan BOP KUA yang efektif dan efisien,” tambah Nurul Hadi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar menyampaikan, bimtek tersebut dapat menjadi evaluasi bagi KUA di Kabupaten Aceh Barat dalam pengelolaan BOP, agar berjalan dengan baik.

“Bimtek dilakukan setiap tahun, untuk menyesuaikan dengan aturan dan juknis terbaru. Jadi harus bisa menjadi evaluasi bagi pengelola BOP di KUA,” ungkapnya.

Khairul mengatakan, proses pengelolaan dan penggunaan BOP harus dilakukan sesuai dengan mekanisme dan juknis yang telah ditetapkan. Untuk mencapai hal tersebut, para pengelola harus menyusun rencana penggunaan anggaran sesuai dengan tujuan yang harus dicapai.

“Jadi setiap tahunnya, pihak KUA harus menyusun matrik kegiatan. Itu sangat perlu dilakukan, agar semua kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai rencana,” pesannya.

Selain itu, Khairul mengingatkan, dalam melakukan pelayanan di masa normal baru kepada masyarakat, manajemen KUA perlu mengedepankan pelayanan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Karenanya ia berharap, perlu adanya pengembangan diri, serta dapat melahirkan inovasi baru yang dapat meningkatkan pelayanan.

“Jika tidak mengikuti teknologi, pasti kita akan tertinggal. Begitu pun dengan sistem pelaporan, tidak mesti dilakukan secara manual, namun juga dapat dilakukan secara digital,” tekannya.[]

 

WARTAWAN: RAHMAT TRISNAMAL
EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *