Siswa Madrasah Terpencil di Aceh Barat Juara II KSMO Provinsi

oleh -265 views
WhatsApp Image 2020 11 24 at 11.04.25 PM
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar didampingi Kepala MIN 14 Aceh Barat, Edwar menyerahkan piagam penghargaan kepada Alifa Aspira juara II KSMO Tingkat Provinsi Aceh, Selasa 24 November 2020. (BASAJAN.NET/RAHMAT TRISNAMAL)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Alifa Aspira, siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Aceh Barat mampu meraih juara II kompetisi sains madrasah online (KSMO) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terintegrasi di tingkat Provinsi Aceh.

Putri kelahiran di Aceh Barat, 2 Oktober 2009 dari pasangan Burmaut (45) dan Rosita (36) tersebut mampu menjadi penerang bagi madrasah daerah terpencil yang terletak di  Gampong Paya Baro, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat.

Loading...

Ia mampu membukti bahwa bukan hanya siswa di daerah perkotaan saja yang mampu berprestasi, namun yang berasal dari daerah terpencil pun mampu bersaing dan meraih prestasi yang membanggakan daerah.

“Alhamdulillah saya sangat senang menjadi juara KSMO provinsi Aceh,” ungkap syukur Alifa Aspira, Selasa 24 November 2020 usai menerima penghargaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar di MIN 14 Aceh Barat.

Alifa mengatakan, prestasi yang diraihnya tidak terlepas dari kesungguhannya dalam belajar, serta mendapatkan pembinaan dari madrasah dan orangtuanya.

Selain mendapatkan prestasi pada ajang kompetisi sains madrasah online (KSMO), Alifa Aspira juga mampu berprestasi pada lomba pidato tingkat Kabupaten Aceh Barat yang dilaksanakan oleh Kodim Aceh Barat beberapa waktu lalu.

Putri asal Gampong Paya Baro, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat tersebut, sangat berkeinginan menjadi Hafidz Alquran dan menjadi seorang ustadzah yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, guru Pembimbing KSMO MIN 14 Aceh Barat, Zulfarzan mengatakan, Ia membimbing Alifa dan beberapa siswa lainnya dengan berbagai materi, dan membahas soal-soal Try Out KSM.

“Kita hanya memoles siswa dengan membahas materi-materi KSM,” jelas Zulfarzan yang juga pernah membimbing siswa madrasah di Aceh Jaya.

Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar sangat mengapresiasikan prestasi yang diraih Alifa Aspira. Sebab, siswa yang jauh dari kota Meulaboh mampu meraih prestasi kompetisi sains madrasah online (KSMO) tingkat provinsi Aceh. 

Khairul menyebutkan, selain Alifa Aspira, MIN 14 Aceh Barat juga memiliki guru yang berprestasi, salah satunya Kepala MIN 14 Aceh Barat, Edwar SPd terpilih sebagai penerima 100 Pahlawan Perubahan Inspiratif untuk guru pelosok dari Bank Syariah Mandiri.

“Dengan prestasi-prestasi tersebut, tentu mampu meningkatkan kualitas madrasah untuk menjadi lembaga pilihan masyarakat,” pungkas Khairul saat memberi sambutan pada acara Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di MIN 14 Aceh Barat.

Selain itu, Khairul berpesan kepada guru MIN 14 Aceh Barat untuk terus mengembangkan diri di daerah terpencil tersebut, dan terus membentuk generasi yang berkualitas, serta menciptakan berbagai prestasi yang membanggakan.

“Alhamdulillah guru di sini sudah mampu membentuk siswa prestasi. Teruslah berprestasi, jangan minta pindah, tetap di sini untuk kembangkan madrasah ini,” pesannya.

Selain itu, Khairul juga meminta kepada masyarakat untuk mendukung Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Pocut Baren di Gampong Gaseu, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat yang hanya berjarak lebih kurang 3 kilometer dari MIN 14 Aceh Barat yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Perkuat komitmen ajari ilmu agama kepada anak-anak, sebab kelak menjadi suatu yang sangat berharga,” tambahnya.[]

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *