Mahasiswa Dinilai Sangat Strategis dalam Pengembangan Moderasi Beragama

oleh -162 views
PBAK STAIN Meulaboh
Direktur PTKI Kemenag RI, Suyitno memberikan materi pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh secara online, Kamis 1 Oktober 2020. (BASAJAN.NET/BIDIKAN LAYAR ZOOM)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Kedudukan mahasiswa dinilai sangat strategis dalam pengembangan moderasi beragama, sebab mempunyai sifat idealis-populis.

Hal itu disampaikan Direktur PTKI Kementerian Agama Republik Indonesia, Suyitno dalam materinya pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh secara online, Kamis, 1 Oktober 2020.

Loading...

Menurut Suyitno, mahasiswa mempunyai catatan historis yang penting sebagai laboratorium leadership dan memproduksi pemikiran, ide, gagasan sekaligus dapat menjadi pemegang otoritas keagamaan yang moderat.

Ia menyebutkan, dalam perjalanan pendidikan Islam, tentu dihadapkan pada tantangan modernitas kelembagaan, lulusan yang berkualitas, peningkatan mutu kelembagaan dan perkembangan pemikiran Islam.

“Maka kerangka konseptualnya yg harus diperkuat adalah literasi keagamaan, cara pandang yang moderat, relasi keagamaan yang baik dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Inayatillah menyampaikan, generasi muda merupakan harapan masa depan bangsa yang harus tetap menjaga sopan santun dan tingkah lakunya, serta dapat memilah banjirnya arus informasi yang beredar di dunia digital.

“Tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang dapat menimbulkan perpecahan,” ujarnya

Ia menambahkan, generasi muda harus menjadi agen perubahan yang memberikan perubahan dan generasi muda yang aktif, kreatif dan inovatif.

“Di tengah perubahan yang semakin cepat, generasi muda dituntut menjadi generasi yang memiliki kreasi dan inovasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.[]

 

 

EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *