Ketua STAIN Meulaboh Ingatkan Lulusan Siapkan Mental dan Skill

oleh -1.084 views
MG 9778
Wisudawan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. (BASAJAN.NET/JM)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Inayatillah mengingatkan lulusan kampus tersebut untuk menyiapkan mental dan skill yang mempunyai keunggulan dari lainnya.

“Di era industri 4.0 ini, menjadi pandai saja tidak cukup. Dimana mesin telah dirancang melebihi kepandaian manusia,” ujarnya, Kamis 24 Oktober 2019.

Loading...

Hal tersebut disampaikan Inayatillah pada wisuda sarjana angkatan VII, semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Wisuda yang dilaksanakan di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh tersebut, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, meluluskan 147 sarjana dari tiga jurusan.

Inayatillah menyampaikan, jalan utama mempersiapkan skill paling mudah adalah mempunyai perilaku yang baik (behavioral attitude), meningkatkan kompetensi diri dan memiliki semangat literasi. 

Bekal persiapan diri tersebut dapat dilalui dengan jalur pendidikan (long life education) dan konsep diri. Melalui pengalaman bekerjasama lintas generasi/lintas disiplin ilmu. Senantiasa membuka diri terhadap perubahan, cepat dan tepat membaca situasi, berintegritas dan tangkas dalam bertindak.

Inayatillah mengatakan, merujuk Pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pendidikan dan Pengajaran, keberadaan kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi, di Era Industri 4.0, tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer of knowledge. Melainkan juga transfer value, dengan mengedepankan Emotional Question (EQ) dan Spiritual Question (SQ).

Jika hanya sebatas transfer of knowledge, kata Inayatillah, maka hal tersebut sudah selesai.  Mahasiswa hari ini, dengan segala kecanggihan dan kemudahan teknologi, dapat dengan mudah mengakses berbagai sumber referensi pengetahuan.

“Namun permasalahan etika dan agama, sampai hari ini belum ada mesin secanggih apa pun yang mampu menyelesaikannya,” ujar Inayatillah.

Karena itu pula, lanjutnya, keberadaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh masih sangat dibutuhkan dalam pembentukan karakter generasi bangsa.

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, terus berupaya melakukan peningkatan mutu pendidikan dengan mengedepankan transfer value, sebagai bentuk akselerasi di era industri 4.0.

Sementara itu, Walil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, M. Arif Idris, menyampaikan lulusan yang diwisuda berjumlah 147 mahasiswa, empat di antaranya lulusan terbaik. Terdiri dari 74 lulusan Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, 65 lulusan Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, dan 8 lulusan Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam. 

Adapun untuk lulusan terbaik, yaitu Farizal lulusan Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam, Tika Pratiwi dan Sri Riski Wahyuni lulusan Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, dan Heri Gunawan dari Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.

Wisuda angkatan VII tahun akademik 2019/2010 mengangkat tema Akselerasi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh di Era Industri 4.0. Menghadirkan Guru Besar UIN Ar-Raniry Farid Wajdi, sebagai orator ilmiah.

Turut hadir, Bupati Aceh Barat yang diwakili Asisten Pembangunan, Ekonomi dan Keistimewaan, Marhaban, Korem 012 Teuku Umar, Kapolres Aceh Barat, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, perbankan, sivitas akademik dan orang tua wali.

Pada kesempatan tersebut, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh juga menyerahkan penghargaan bagi enam mahasiswa berprestasi. Baik tingkat regional, maupun nasional. Mereka adalah Mariani, Asha Amiella dan Roni Saputra mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Nurhazizah Prodi Pendidikan Agama Islam. Maisarah dan Mahlia Jumaidar Prodi Pendidikan Bahasa Arab.[]

 

WARTAWAN: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *