BASAJAN.NET, Banda Aceh- Universitas Syiah Kuala (USK) menyiapkan mahasiswa doktor pertanian agar mampu menembus hibah riset internasional, melalui workshop penulisan proposal dan penguatan jejaring akademik yang digelar di Banda Aceh, Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Pascasarjana USK itu diikuti mahasiswa doktoral, dosen, serta peneliti dari berbagai disiplin ilmu pertanian. Workshop ini menjadi bagian dari upaya kampus meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperluas jejaring riset global.
Ketua Program Studi Doktor Ilmu Pertanian, Rina Sriwati mengatakan, penguatan keterampilan penulisan proposal hibah internasional menjadi kebutuhan mendesak di tengah kompetisi riset yang kian ketat.
“Kemampuan ini penting, agar peneliti kita mampu bersaing dan mendapatkan pendanaan global,” ujarnya.
Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana USK, M. Ikhsan Sulaiman menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi universitas dalam meningkatkan daya saing akademik di tingkat internasional.
Menurut dia, keberhasilan memperoleh hibah luar negeri menjadi salah satu indikator penting dalam pengembangan riset unggulan kampus.
Workshop menghadirkan akademisi dari Universitas Sumatera Utara, Mohammad Basyuni, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia membagikan strategi menyusun proposal hibah yang kompetitif, mulai dari penentuan topik riset hingga membangun kolaborasi lintas negara.
Basyuni juga mengulas pengalamannya meraih berbagai pendanaan internasional, seperti program World Class Professor, JSPS Core to Core, serta kolaborasi Newton Fund dengan sejumlah universitas di Inggris.
“Jejaring akademik, menjadi kunci penting dalam membuka peluang hibah global,” tekan Basyuni.
Selama diskusi, peserta aktif menggali informasi terkait peluang pendanaan, teknik membangun kolaborasi riset, hingga tantangan publikasi ilmiah bereputasi. Antusiasme ini mencerminkan tingginya minat peneliti muda untuk menembus kompetisi internasional.
Melalui kegiatan ini, USK berharap lahir lebih banyak peneliti yang mampu bersaing di tingkat global, baik dalam memperoleh hibah riset maupun membangun kolaborasi internasional.
Upaya ini sekaligus memperkuat langkah kampus dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas penelitian di Indonesia.[]
=================================
PENULIS: MUHAMMAD YUZAN
EDITOR: JUNAIDI MULIENG





