Warkop Indonesia Wadah Diskusi Dunia Kopi

oleh -47 views
Warkop Indonesia Wadah Diskusi Dunia Kopi
Logo Warkop Indonesia. Foto: Instagram warkopbekal.

BASAJAN.NET, Meulaboh- Warkop Indonesia diharapkan menjadi ruang aman bagi para pemimpin untuk berdiskusi membangun masa depan kopi di tanah air yang lebih. Warkop Indonesia resmi diluncurkan bersamaan dengan acara kelulusan kelas BEKAL Pemimpin angaktan dua, Senin, 13 September 2021.

Salah satu Founder Warkop Indonesia, Steve Hidayat mengatakan, Warkop Indonesia memiliki impian untuk meningkatkan kapasitas petani dan merekomendasikan solusi fundamental kepada para pemangku kepentingan kopi Indonesia. Selain itu, Warkop Indonesia juga mendukung solusi symptomatic untuk mengintervensi masalah-masalah penting mengenai kopi Indonesia.

Ruang aman yang dimaksud Steve adalah tidak membedakan pangkat, usia, suku, agama dan lain-lain, juga tidak saling menghakimi. Tujuannya bersama-sama merencanakan dan berjalan ke masa depan yang lebih baik untuk Indonesia, khususnya kopi Indonesia.

“Warkop Indonesia memilih perkebunan pertamanya di Manglayang, Jawa Barat. Diharapkan dari perkebunan Manglayang dapat terus berkembang,” ujar Steve, dikutip Hi!Pontianak, Selasa, 14 September 2021.

Pemaparan prototipe Warkop Indonesia pada acara kelulusan BEKAL Pemimpin, Minggu, 12 September 2021. Foto: Bidikan layar zoom.

Steve menuturkan, alasan dipilihnya Manglayang, Jawa Barat, karena sejarah kejayaan kopi Indonesia yang dimulai dari Jawa Barat. Pertimbangan lainnya, hampir seluruh penduduk mengandalkan kopi, luasan perkebunan kopi yang besar, sebagian besar perkebunan sangat memengaruhi ekosistem hutan, tingkat keterbukaan dari kelompok tani dan dukungan dari pemerintah.

“Jadi, yang kami lakukan ke Manglayang akan berdampak besar dan dapat menjadi model bagi daerah lainnya,” jelasnya.

Steve mengatakan, seluruh kalangan boleh bergabung dalam Wakop Indonesia. Semakin beragam, maka semakin bagus diskusi yang dijalankan. Ia juga mengatakan, Warkop Indonesia masih terbuka untuk setiap daerah yang siap bekerja sama bagi masa depan kopi Indonesia yang lebih baik.

“Kami masih terbuka untuk masukan dan permintaan daerah yang siap berkerja sama. Kalau saya pribadi sangat berharap, Kayong Utara dan Kalimantan Barat dapat menjadi daerah berikutnya tersebut,” harapnya.

Hal senada juga diutarakan Monalisa, salah satu Founder Warkop Indonesia lainnya. Ia berkeinginan, prototipe kelompok Warkop Indonesia yang dihasilkan dari BEKAL Pemimpin itu akan menjadi langkah baik untuk memantik dunia bisnis kopi Indonesia agar memiliki konsep green business.

Ia berharap, prototipe Warkop Indonesia dapat meningkatkan kesejahteraan petani kopi Indonesia. Karenanya, kerjasama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Semoga para pihak dan praktisi kopi di Aceh, dapat bergabung untuk berjejaring di prototipe kami ini,” harapnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.